Seperti buih di lautan…?

?Seperti buih di lautan…?

Sekarang ini, kita umat Islam dijadikan mainan. Kitab suci dihina dan dilecehkan.

Padahal jumlah kaum muslimin banyak …??
Tidak hanya banyak, tapi mayoritas.

Apa masalahnya ….?

Karena sebenarnya kita mulai meninggalkan agama kita sendiri. Kita lebih mengejar dan lebih mencintai dunia, dan akibatnya, kita takut terhadap kematian.
Maka jangan heran jika Allah timpakan hukuman kepada kita, yaitu kehinaan dan dicabutnya rasa takut dari hati orang-orang non muslim. Jumlah kita banyak, tapi hanya bagaikan buih di lautan.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,

يوشك الأمم أن تداعى عليكم كما تداعى الأكلة إلى قصعتها فقال قائل ومن قلة نحن يومئذ قال بل أنتم يومئذ كثير ولكنكم غثاء كغثاء السيل ولينزعن الله من صدور عدوكم المهابة منكم وليقذفن الله في قلوبكم الوهن فقال قائل يا رسول الله وما الوهن قال حب الدنيا وكراهية الموت

“Telah berkumpul umat-umat untuk menghadapi kalian, sebagaimana orang-orang yang makan berkumpul menghadapi piringnya’. Para sahabat bertanya : Apakah pada saat itu kami sedikit wahai Rasulullah ?
Beliau menjawab : ‘Tidak, pada saat itu kalian banyak, tetapi kalian seperti BUIH DI LAUTAN, dan Allah akan MENGHILANGKAN RASA TAKUT dari dada-dada musuh kalian kepada kalian, dan Allah akan MENIMPAKAN pada hati kalian penyakit Al-Wahn’. Mereka bertanya : Apakah penyakit Al-Wahn itu wahai Rasulullah?.
Beliau menjawab :’Cinta dunia dan takut mati”
[Hadits Shahih, diriwayatkan oleh Abu Daud (4297), Ahmad (5/287), dari hadits Tsaubah Radhiyallahu anhu, dan dishahihkan oelh Al-Albani dengan dua jalannya tersebut dalam As-Shahihah (958).]

Rasulullah juga bersabda,

إذا تبايعتم بالعِيْنَةِ وأخذتم أذناب البقر ورضيتم بالزرع وتركتم الجهاد سلط الله عليكم ذُلاًّ ، لا يَنزعه شيءٌ حتى ترجعوا إلى دينكم

“Apabila kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah (riba), dan kalian telah disibukkan memegang ekor-ekor sapi, dan telah senang dengan bercocok tanam dan juga kalian telah meninggalkan jihad, niscaya Allah timpakan KEHINAAN kepada kalian, tidak akan dicabut/dihilangkan kehinaan tersebut hingga KALIAN KEMBALI KEPADA AGAMA KALIAN’.”

[Hadits diriwayatkan oleh Abu Dawud no. 3003 dan al- Imam Ahmad (2/28). asy-Syaikh al-Albani rahimahullah menyatakan hadits ini sahih dalam kitabnya Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no.11.]

Hadits menerangkan sebab kehinaan umat Islam adalah:
1. Menjalankan riba
2. Sibuk dengan urusan dunia
3. Meninggalkan jihad
4. Menyimpang dari ajaran Islam.
Jika umat Islam tidak segera tersadarkan akan jauhnya penyimpangan mereka dari Islam maka Alloh tidak akan mengangkat kehinaan ini dari diri mereka.

Dan yang lebih serius lagi adalah ancaman dari Alloh jika kita tidak memperjuangkan lagi Islam, maka Alloh akan gantikan kita dengan kaum yang lain.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.”[Surat Al-Ma’idah 54]

Wallohu a’lam

?Abu Yusuf Masruhin.

✏?✒?.?..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.