Puasa bagi musafir…

👤Puasa bagi musafir…

✍Ketika Romadhon datang, ada sebagian orang yang merasa terbebani puasanya karena safarnya. Padahal Romadhon tidak akan menyulitkan safarnya.
Bahkan bisa jadi safarnya menambah pahala baginya.

Alloh berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بكم العسر
“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”(Al-baqoroh : 185)

Alloh telah memberikan rukhsoh kepada musafir untuk tidak berpuasa.

Bahkan bisa jadi, seorang musafir dengan tidak berpuasa dia bisa memperoleh pahala lebih daripada yang berpuasa ketika safar.

Hal ini bisa kita dapati dalam kisah hadits berikut…!

Dari Anas berkata,

كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثَرُنَا ظِلًّا الَّذِي يَسْتَظِلُّ بِكِسَائِهِ وَأَمَّا الَّذِينَ صَامُوا فَلَمْ يَعْمَلُوا شَيْئًا وَأَمَّا الَّذِينَ أَفْطَرُوا فَبَعَثُوا الرِّكَابَ وَامْتَهَنُوا وَعَالَجُوا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ الْمُفْطِرُونَ الْيَوْمَ بِالْأَجْرِ

“Kami pernah bersama Nabi, dimana kebanyakan dari kami berlindung dengan kainnya masing-masing (karena panas terik) “. Adapun orang yang tetap berpuasa mereka tidak melakukan apa-apa, dan yang berbuka mereka mengerahkan tunggangan mereka, bekerja keras dan mengurus (orang-orang yang berpuasa). Kemudian Nabi bersabda: “Orang-orang yang berbuka pada hari ini telah bepergian dengan mendapatkan pahala”.
(HR Al-Bukhiry, 2876; Muslim 1886)

Yaitu ketika mereka berkhidmat kepada yang berpuasa dengan mudah dan segar karena tidak puasa, dan pahala puasanya tidak berkurang sedikitpun jika dia menggantinya di hari yang lain.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🌱..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.