Perusak amal kebaikan

๐Ÿ’ง *Perusak amal kebaikan …*

โœAllah berfirman,

ู‚ูู„ู’ ู‡ูŽู„ู’ ู†ูู†ูŽุจูู‘ุฆููƒูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ุณูŽุฑููŠู†ูŽ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู‹ุง.
ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุถูŽู„ูŽู‘ ุณูŽุนู’ูŠูู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุญู’ุณูŽุจููˆู†ูŽ ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ูŠูุญู’ุณูู†ููˆู†ูŽ ุตูู†ู’ุนู‹ุง.
ุฃููˆู„ูŽูฐุฆููƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆุง ุจูุขูŠูŽุงุชู ุฑูŽุจูู‘ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูู‚ูŽุงุฆูู‡ู ููŽุญูŽุจูุทูŽุชู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ูู‡ูู…ู’ ููŽู„ูŽุง ู†ูู‚ููŠู…ู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽุฒู’ู†ู‹ุง.
ุฐูŽูฐู„ููƒูŽ ุฌูŽุฒูŽุงุคูู‡ูู…ู’ ุฌูŽู‡ูŽู†ูŽู‘ู…ู ุจูู…ูŽุง ูƒูŽููŽุฑููˆุง ูˆูŽุงุชูŽู‘ุฎูŽุฐููˆุง ุขูŠูŽุงุชููŠ ูˆูŽุฑูุณูู„ููŠ ู‡ูุฒููˆู‹ุง
“Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.”(Al-Kahfi : 103-106)

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili,
Wahai nabi Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir itu, ‘apakah perlu kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya karena jerih payah mereka hanya akan mendatangkan kesia-siaan dan tanpa ganjaran”
Yaitu, Orang-orang yang paling merugi itu adalah orang-orang yang sia-sia perbuatan yang telah dilakukan-Nya dalam kehidupan mereka di dunia, sedangkan ketika itu mereka mengira telah berbuat dan beramal dengan sebaik-baiknya.
Yakni mengingkari dalil-dalil tentang keesaan-Nya baik dari Al Qurโ€™an maupun lainnya. Maksudnya, tidak beriman kepada kebangkitan di hari kiamat, hisab dan pembalasan.
Yakni tidak ada beratnya sama sekali karena kosong dari kebaikan. Akan tetapi amal mereka tetap dihitung dan dijumlahkan, lalu dibuat mereka mengakuinya, kemudian mereka dipermalukan di hadapan banyak makhluk lalu diazab.
Yakni perkara yang telah disebutkan tentang hapusnya amal mereka.
(Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili)

Berkata Imam Ibnu Katsir ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ุŒ
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Mushโ€™ab, ia menceritakan, aku pernah bertanya kepada ayahku, yaitu Saโ€™ad bin Abi Waqqash mengenai firman Allah:
ู‚ูู„ู’ ู‡ูŽู„ู’ ู†ูู†ูŽุจูู‘ุฆููƒูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ุณูŽุฑููŠู†ูŽ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู‹ุง.
โ€œKatakanlah, โ€˜Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?โ€™โ€
Apakah mereka itu al-Hururiyyah? la menjawab: โ€œTidak, mereka itu adalah Yahudi dan Nasrani. Adapun orang-orang Yahudi itu telah mendustakan Nabi Muhammad Sedangkan orang-orang Nasrani, ingkar akan adanya surga dan mereka mengatakan: โ€œTidak ada makanan dan minuman di dalamnya.โ€ Al-Hururiyyah adalah orang-orang yang membatalkan janji Allah setelah mereka berjanji kepada-Nya.
Yang jelas, hal itu bersifat umum yang mencakup semua orang yang menyembah Allah dengan jalan yang tidak diridhai, yang mereka mengira bahwa mereka benar dan amal perbuatan mereka diterima, padahal mereka itu salah dan amal perbuatannya tidak diterima.
ู‚ูู„ู’ ู‡ูŽู„ู’ ู†ูู†ูŽุจูู‘ุฆููƒูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ุณูŽุฑููŠู†ูŽ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู‹ุง.
โ€œKatakanlah, โ€˜Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?โ€™โ€
Kemudian Dia menafsirkan mereka seraya berfirman:
ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุถูŽู„ูŽู‘ ุณูŽุนู’ูŠูู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง
โ€œYaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,โ€ yakni orang-orang yang mengerjakan perbuatan yang sesat dan tidak berdasarkan syariโ€™at yang ditetapkan, diridhai dan diterima oleh Allah.
ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุญู’ุณูŽุจููˆู†ูŽ ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ูŠูุญู’ุณูู†ููˆู†ูŽ ุตูู†ู’ุนู‹ุง.
โ€œSedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.โ€
Mereka berkeyakinan bahwa mereka telah berbuat sesuatu dan yakin bahwa mereka diterima dan dicintai. Dan firman-Nya:
ุฃููˆู„ูŽูฐุฆููƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆุง ุจูุขูŠูŽุงุชู ุฑูŽุจูู‘ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูู‚ูŽุงุฆูู‡ู
โ€œMereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan [kufur terhadap] perjumpaan dengan-Nya.โ€
Maksudnya, mereka mengingkari ayat-ayat dan bukti-bukti kekuasaan Allah di dunia yang telah disampaikan-Nya, juga mendustakan keesaan-Nya, tidak beriman kepada para Rasul-Nya, serta mendustakan alam akhirat.
ููŽู„ูŽุง ู†ูู‚ููŠู…ู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽุฒู’ู†ู‹ุง.
โ€œDan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari Kiamat.โ€
Artinya, Kami tidak akan memberatkan timbangan mereka, karena dalam timbangan mereka tidak terdapat kebaikan.
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… di mana beliau bersabda:
โ€œPada hari Kiamat, akan datang seseorang yang (berbadan) besar lagi gemuk, yang ia tidak lebih berat timbangannya di sisi Allah dari beratnya sayap nyamuk.โ€ Lebih lanjut beliau bersabda: โ€œJika kalian berkehendak, bacalah:
ููŽู„ูŽุง ู†ูู‚ููŠู…ู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽุฒู’ู†ู‹ุง.
โ€œDan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari Kiamat.โ€(HR Muslim)
Firman-Nya:
ุฐูŽูฐู„ููƒูŽ ุฌูŽุฒูŽุงุคูู‡ูู…ู’ ุฌูŽู‡ูŽู†ูŽู‘ู…ู ุจูู…ูŽุง ูƒูŽููŽุฑููˆุง
โ€œDemikianlah, balasan mereka itu neraka jahannam disebabkan kekafiran mereka.โ€ Maksudnya, Kami berikan balasan kepada mereka dengan balasan seperti itu disebabkan oleh kekufuran mereka dan tindakan mereka memperolok-olok ayat-ayat dan para Rasul Allah. Mereka memperolok para Rasul dan benar-benar mendustakan mereka.
(Tafsir Ibnu Katsir)

Sungguh, baik sekali nasehat Imam Hasan Al-Bashry ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ bagi orang yang ingin selamat dari hal yang merusak amal kebaikannya, supaya tidak termasuk kedalam golongan orang-orang yang disebutkan oleh Allah dalam surat Al-Kahfi diatas.

ู‚ุงู„ ุงู„ุญุณู† ุงู„ุจุตุฑูŠ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡:
ู„ุง ูŠุฒุงู„ ุงู„ุนุจุฏ ุจุฎูŠุฑ ู…ุง ุนู„ู… ุงู„ุฐูŠ ูŠูุณุฏ ุนู„ูŠู‡ ุนู…ู„ู‡.
๐Ÿ“šุงู„ุฒู‡ุฏุŒ 8/255.
Berkata Imam Hasan Al-Bashry ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡,
Terus menerus seseorang dalam kebaikan selama dia mengetahui apasaja yang akan merusak amalnya.
๐Ÿ“šAz-Zuhd, 8/255

Wallahu a’lam

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’.๐Ÿ”ฅ ..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.