Pergantian Giliran Kepemimpinan…

💧 Pergantian Giliran Kepemimpinan…

✍Hal ini merupakan sunnatulloh yang pasti terjadi di alam ini. Allah menyatakan dalam sebuah ayat yang berbunyi sebagai berikut:

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ
وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

”Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusi, dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (Ali Imran : 140)

Yaitu Kami pergilirkan kemenangan itu bagi musuh kalian atas diri kalian dalam sesekali waktu, sekalipun pada akhirnya akibat yang terpuji kalian peroleh, juga kemenangan.
Kami lakukan demikian itu karena kebijaksanaan Kami yang mengandung hikmah (buat kalian).
Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:

وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا
…dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman.

Ibnu Abbas mengatakan bahwa dalam kondisi seperti itu kita dapat melihat siapa yang bersabar dan teguh dalam menghadapi musuh-musuh.

وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ
…dan supaya sebagian kalian dijadikan-Nya sebagai syuhada.

Yakni agar sebagian dari kalian gugur di jalan-Nya dan mengorbankan jiwanya untuk memperoleh keridaan-Nya.

وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman.
(Ali ‘Imran : 140-141)

Yaitu menghapuskan dosa-dosa mereka jika mereka mempunyai dosa.
Jika mereka tidak mempunyai dosa, maka derajat mereka ditinggikan sesuai dengan musibah yang telah menimpanya.
(Tafsir Ibnu Katsir)

Nampaknya kata-kata ini tertuju kepada kaum munafik sebagai celaan bagi mereka dan bahwa mereka dibenci Allah, oleh karenanya Allah menjadikan mereka mundur.
Allah berfirman: “Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, Maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (At Taubah: 46)

📌Dan seperti itulah sifat dan wataknya orang-orang munafik sepanjang zaman.
Mereka akan selalu mencari jalan dan celah untuk mengambil kesempatan dari orang-orang beriman ketika mereka menang dan juga mencari celah dari orang-orang kafir ketika mereka berkuasa.

📌Waspadalah dari keberadaan mereka …!

📌Jangan jadikan mereka teman dan kepercayaan…!

Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.💧…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.