Penguasa

๐Ÿ—กPenguasa

โœMenjalankan amanah dan menjaganya bukanlah perkara yang bisa dilakukan semudah membalik tangan. Allah telah menjelaskan tentang beratnya amanah di dalam firman-Nya:

ุฅูู†ู‘ูŽุง ุนูŽุฑูŽุถู’ู†ูŽุง ุงู’ู„ุฃูŽู…ูŽุงู†ูŽุฉูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ููŽุฃูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุญู’ู…ูู„ู’ู†ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุดู’ููŽู‚ู’ู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽุญูŽู…ูŽู„ูŽู‡ูŽุง ุงู’ู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุธูŽู„ููˆู…ู‹ุง ุฌูŽู‡ููˆู„ุงู‹
โ€œSesungguhnya Kami telah menawarkan amanah (yaitu menjalankan perintah-perintah Allah Subhanahu wa Taโ€™ala dan meninggalkan seluruh larangan-Nya) kepada seluruh langit dan bumi serta gunung-gunung. Maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu banyak berbuat dzalim dan amat bodoh. โ€ (Al-Ahzab: 72)

Sesungguhnya jabatan adalah amanah yang berat, yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di akherat kelak. Dan barangsiapa tidak melaksanakan amanah dengan baik maka akan menjadi penyesalan.
Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… betsabda,
โ€œSesungguhnya kalian akan berambisi merebut jabatan, dan nanti pada hari kiamat jabatan-jabatan itu akan menjadi penyesalan.โ€ (HR. Bukhari, 6729)

Telah diriwayatkan dari Abu Dzar ketika dia meminta jabatan atau kekuasaan kepada Rasulullah, lalu beliau menasihati dengan keras kepada Abu Dzar.
Abu Dzar berkata, โ€œWahai Rasulullah kenapa engkau tidak memberi jabatan kepada saya?โ€
Beliau langsung menepukkan tangannya di atas pundakku, kemudian bersabda, โ€œYa Abu Dzar, sesungguhnya engkau ini lemah dan jabatan itu amanah, pada hari kiamat ia akan menjadi penghinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haknya dan menunaikan hak jabatan yang menjadi kewajibannya.โ€ (HR. Muslim, 1652)

Jabatan atau kekuasaan itu hakikatnya adalah anugerah dari Allah.
Katakanlah: โ€œWahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(Ali Imran Ayat: 26)
Sehingga ketika menjalankan dengan amanah akan mendapat pahala yang besar.
Tapi sebaliknya jika dia khianat maka akan keras sekali ancaman Allah kepada mereka.

Penguasa yang berkhianat kepada rakyatnya akan dihisab dengan hisab yang berat
Rasululloh ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda:

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ูˆูŽุงู„ู ูŠูŽู„ููŠ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ููŽูŠูŽู…ููˆุชู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุบูŽุงุดู‘ูŒ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู„ุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉ)
“Tidak ada seorang penguasa yang memerintah rakyatnya yang Muslim lalu dia meninggal dalam keadaan berkhianat kepada mereka melainkan Alloh haramkan atasnya surga.” (HR Buhory, 6732)

Rasulullah bersabda,
โ€œKalau kalian mau niscaya akan kukabarkan tentang kekuasaan, apakah itu? Kekuasaan itu awalnya adalah celaan, keduanya adalah penyesalan dan ketiganya adalah azab di hari kiamat, kecuali orang yang adil, dan betapa sulitnya ia berlaku adil tatkala berkaitan dengan orang terdekatnya.โ€ [HR. Al-Bazzar, 2756 dan Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (18/71-72) disohihkan Ibnu Hajar]

Dan penguasa yang adil akan diistimewakan oleh Allah balasannya, yaitu dinaungi dalam naungannya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Allah.
Nabi betsabda,
ุณูŽุจู’ุนูŽุฉูŒ ูŠูุธูู„ู‘ูู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‡ู ูููŠู’ ุธูู„ูู‘ู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ุธูู„ู‘ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุธูู„ู‘ูู‡ู: ุงูŽู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽุงุฏูู„ูุŒ …
โ€œTujuh golongan yang dinaungi Allรขh dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil …

Ya Alloh jagalah para pemimpim kami.
Bimbinglah mereka kepada yang haq.
Mudahkanlah mereka berpegang kepada yang haq. Mudahkanlah mereka menjalankan amanah yang haq pula..
Amin…

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’๐ŸŒพ…

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.