Orang terasing yang paling baik…

🌹 Orang terasing yang paling baik..

✍Keterasingan manusia karena memegang dengan teguh agamanya bukanlah sifat khusus ummat ini saja. Ummat sebelum ini juga menjadi terasing diantara kaumnya karena keimanan mereka
Allah memberitahukan hal ini dalam firmannya,

فَلَوۡلَا كَانَ مِنَ ٱلۡقُرُونِ مِن قَبۡلِكُمۡ أُو۟لُوا۟ بَقِیَّةࣲ یَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡفَسَادِ فِی ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا قَلِیلࣰا مِّمَّنۡ أَنجَیۡنَا مِنۡهُمۡۗ

“Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kalian orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang dari (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka.” (Hud: 116)

Dan secara khusus Islam juga mengalami peristiwa keteradingan ini. Sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم,

بدأ الإسلام غريباً وسيعود غريباً كما بدأ فطوبى للغرباء

“Islam muncul dalam keadaan terasing dan akan kembali dalam keadaan terasing, maka beruntunglah orang-orang yang terasing”(HR Muslim, 145)

Dalam hal keterasingan ini, yang perlu kita cermati bukan semata-mata keterasingannya atau aneh dan nyleneh, akan tetapi perlu kita simak penjelasan para ulama tentang keterasingan ini sehingga kita memahami hikmah dalam keterasingan islam.
Diantara penjelasan yang terbaik dalam masalah keterasingan ini adalah perkataan Al-Hafidz Ibnu Rojab رحمه الله.
Beliau berkata ,

الغرباء قسمان: أحدهما: من يُصلح نفسه عند فساد الناس. والثاني: من يُصلح ما أفسد الناس وهو أعلى القسمين وهو افضلهما

“Orang-orang yang terasing itu ada dua golongan :
1. Orang yang shalih, yaitu seseorang yang hanya memperbaiki dirinya, ketika manusia telah rusak akhlaknya.
2. Orang yang muslih, yaitu seseorang yang mampu memperbaiki apa yang telah dirusak oleh manusia.
Dan ini merupakan golongan tertinggi dan yang paling utama.
(Kasyfu Kurbah, h. 320)

Jadi terasing itu bukan karena mereka melakukan perbuatan yang aneh dan nyleneh di masyarakat sebagaimana yang dilakukan sebagian orang sekarang untuk mencari sensasi dan popularitas.
Justru karena kebaikan mereka, mereka dianggap terasing, aneh dan nyleneh.
Dan ketika mereka berusaha mengajak orang lain untuk baik semakin dianggap terasing, aneh dan nyleneh.
Padahal justru mereka itulah yang terbaik dalam keterasingannnya.
Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.💫…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.