METODE SYAR’I DI DALAM MENYAMPAIKAN NASEHAT KEPADA PARA PENGUASA

METODE SYAR’I DI DALAM MENYAMPAIKAN NASEHAT KEPADA PARA PENGUASA

Jika terjadi kesalahan pada para penguasa maka yang wajib adalah menasehati mereka dengan cara yang syari dan ittiba kepada jalan Salafush Shalih yaitu dengan menasehatinya secara sembunyi-sembunyi, bukan dengan cara demonstrasi, provokasi, dan agitasi, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

من أراد أن ينصح لسلطان بأمر فلا يبد له علانية ولكن ليأخذ بيده فيخلو به فإن قبل منه فذاك وإلا كان قد أدى الذي عليه له

“ Barangsiapa yang hendak menasehati penguasa pada suatu perkara maka janganlah dia tampakkan kepadanya terang-terangan, tetapi hendaknya dia pegang tangannya dan menyendiri dengannya, kalau dia menerima maka itu bagus, dan kalau tidak maka dia telah memunaikan kewajiabannya memberikan nasehat “
( Diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad dalam Musnadnya 3/403 dan Ibnu Abi Ashim dalam As-Sunnah hal. 507 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Zhilalul Jannah : 1096 ).

Umar bin Khaththab berkata : Wahai para rakyat sesungguhnya kalian memiliki kewajiban kepada kami : Nasihat dengan cara sembunyi-sembunyi dan saling membantu dalam kebaikan ( Diriwayatkan oleh Hannad bin Sari dalam Az-Zuhd 2/602 ).

Ketika Ibnu Abbas ditanya tentang cara amar maruf dan nahi munkar kepada penguasa maka dia mengatakan : Jika kamu harus melakukannya maka antara dia dan dirimu saja
( Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam Mushonnaf : 37307 dengan sanad yang hasan ).

Abdullah bin Abi Aufa berkata :

 إِنْ كَانَ السُّلْطَانُ يَسْمَعُ مِنْكَ فَأْتِهِ فِي بَيْتِهِ فَأَخْبِرْهُ بِمَا تَعْلَمُ فَإِنْ قَبِلَ مِنْكَ وَإِلَّا فَدَعْهُ فَإِنَّكَ لَسْتَ بِأَعْلَمَ مِنْهُ

“Jika sang penguasa mendengar sesuatu darimu, maka datangilah rumahnya dan beritahulah dia apa-apa yang kamu ketahui hingga ia menerimanya, dan jika tidak, maka tinggalkanlah, karena kamu tidak lebih tahu daripada dia.”
( Diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad di dalam Musnadnya : 19415 dan dihasankan oleh Syakh Al-Albani di dalam Zhilalul Jannah : 905 ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.