Menggapai Cita-cita Dengan Kesabaran

๐Ÿ’ซMenggapai Cita-cita Dengan Kesabaran

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

โœCita-cita orang-orang yang beriman
Allo Taโ€™ala berfirman :

{ ุฃููˆู’ู„ูŽู€ุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุญูŽู‚ู‘ุงู‹ ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุงุชูŒ ุนูู†ุฏูŽ ุฑูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽุบู’ููุฑูŽุฉูŒ ูˆูŽุฑูุฒู’ู‚ูŒ ูƒูŽุฑููŠู…ูŒ } (ุงู„ุฃู†ูุงู„ : 4 )
โ€œItulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Robbnya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia.โ€ (Al-Anfaal:4)
Dalam firman-Nya yang lain :

{ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽุนูŽู…ูู„ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญูŽุงุชู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฌูŽู†ู‘ูŽุงุชูŒ ุชูŽุฌู’ุฑููŠ ู…ูู† ุชูŽุญู’ุชูู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ู‡ูŽุงุฑู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ููŽูˆู’ุฒู ุงู„ู’ูƒูŽุจููŠุฑู } (ุงู„ุจุฑูˆุฌ : 11 )
โ€œSesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang solih bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; Itulah keberuntungan yang besar.โ€ (Al-Buruj:11)
Dan keniโ€™matan yang paling ditunggu dan terbesar dari keniโ€™matan surga adalah bertemunya mereka dengan kekasih mereka yaitu Alloh Taโ€™ala sebagaimana firman-Nya :

{ ู„ู‘ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ููˆุงู’ ุงู„ู’ุญูุณู’ู†ูŽู‰ ูˆูŽุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฑู’ู‡ูŽู‚ู ูˆูุฌููˆู‡ูŽู‡ูู…ู’ ู‚ูŽุชูŽุฑูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฐูู„ู‘ูŽุฉูŒ ุฃููˆู’ู„ูŽู€ุฆููƒูŽ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ู‡ูู…ู’ ูููŠู‡ูŽุง ุฎูŽุงู„ูุฏููˆู†ูŽ } (ูŠูˆู†ุณ : 26 )
โ€œBagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya, dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka Itulah penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya.โ€ (Yunus:26)
Tambahan (ูˆูŽุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉูŒ) dalam ayat ini ditafsirkan oleh Rosululloh ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dengan melihat wajah Alloh Taโ€™ala, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam At-Tirmidzi dari Shuhaib, dari Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…tentang firman-Nya : โ€œBagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannyaโ€, beliau bersabda :

ู‚ุงู„ ุฅุฐุง ุฏุฎู„ ุฃู‡ู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ุงู„ุฌู†ุฉ ู†ุงุฏู‰ ู…ู†ุงุฏ ุฅู† ู„ูƒู… ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ ู…ูˆุนุฏุง ู‚ุงู„ูˆุง ุฃู„ู… ูŠุจูŠุถ ูˆุฌูˆู‡ู†ุง ูˆูŠู†ุฌูŠู†ุง ู…ู† ุงู„ู†ุงุฑ ูˆูŠุฏุฎู„ู†ุง ุงู„ุฌู†ุฉ ุŸ ู‚ุงู„ูˆุง ุจู„ู‰ ู‚ุงู„ ููŠู†ูƒุดู ุงู„ุญุฌุงุจ ู‚ุงู„ ููˆุงู„ู„ู‡ ู…ุง ุฃุนุทุงู‡ู… ุดูŠุฆุง ุฃุญุจ ุฅู„ูŠู‡ู… ุนู† ุงู„ู†ุธุฑ ุฅู„ูŠู‡
โ€œJika penduduk surga masuk surga maka seorang penyeru yang menyeru : Sesungguhnya kalian mendapatkan janji di sisi Alloh. Mereka mengatakan : Bukankah Dia menjadikan wajah-wajah kami berseri putih dan menyelamatkan kami dari neraka, serta memasukkan kami ke dalam surga? Mereka mengatakan : Benar. Dia berkata : Maka hijab itu terbuka. Dia mengatakan : Demi Alloh tidaklah Alloh memberikan sesuatu kepada mereka yang lebih dicintai oleh mereka daripada melihat kepada-Nyaโ€. (HR. At-Tirmidzi no.2552, dishohihkan oleh Al-Albani)

Jalan menggapai cita-cita
Alloh Taโ€™ala berfirman :

{ ุฃูŽุญูŽุณูุจูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฃูŽู† ูŠูุชู’ุฑูŽูƒููˆุง ุฃูŽู† ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุง ุขู…ูŽู†ู‘ูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ูŠููู’ุชูŽู†ููˆู†ูŽ } (ุงู„ุนู†ูƒุจูˆุช : 2 )
โ€œApakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: โ€œKami telah berimanโ€, sedang mereka tidak diuji lagi?โ€. (Al-Ankabuut:2)
Al-Imam Ibnu Katsir ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡mengatakan dalam tafsirnya, โ€˜Firman-Nya : โ€œApakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: โ€œKami telah berimanโ€, sedang mereka tidak diuji lagi?โ€ adalah istifham inkari, maknanya adalah bahwa Alloh ุชุนุงู„ู‰pasti menguji hamba-hamba-Nya yang beriman sesuai dengan kadar keimanan yang ada pada mereka, sebagaimana datang dalam hadits yang shohih :

ุฃูŽุดูŽุฏู‘ู ุงู„ู†ุงุณ ุจู„ุงุก ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก ุซู… ุงู„ุตุงู„ุญูˆู†ุŒ ุซู… ุงู„ุฃู…ุซู„ ูุงู„ุฃู…ุซู„ุŒ ูŠุจุชู„ู‰ ุงู„ุฑุฌู„ ุนู„ู‰ ุญุณุจ ุฏูŠู†ู‡ุŒ ูุฅู† ูƒุงู† ููŠ ุฏูŠู†ู‡ ุตู„ุงุจุฉ ุฒูŠุฏ ููŠ ุงู„ุจู„ุงุก
โ€œManusia yang paling berat ujiannya adalah para nabi kemudian orang-orang sholih, kemudian yang seperti mereka lalu yang seperti mereka, seseorang akan diuji sesuai dengan kadar diennya, jika dalam diennya ada keteguhan maka ujiannya ditambahโ€. (HR. Ahmad dalam Al-Musnad 1/172, At-Tirmidzi no.2398 dalam As-Sunan dari jalan Musโ€™ab bin Saโ€™ad)

Ayat ini sebagaimana firman-Nya :

{ ุฃูŽู…ู’ ุญูŽุณูุจู’ุชูู…ู’ ุฃูŽู† ุชูŽุฏู’ุฎูู„ููˆุงู’ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฌูŽุงู‡ูŽุฏููˆุงู’ ู…ูู†ูƒูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ } (ุขู„ ุนู…ุฑุงู† : 142 )
โ€œApakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.โ€ (Ali Imron:142)
Dan juga yang semisalnya dalam surat Baroโ€™ah (At-Taubah) dan Dia berfirman dalam surat Al-Baqoroh :

{ ุฃูŽู…ู’ ุญูŽุณูุจู’ุชูู…ู’ ุฃูŽู† ุชูŽุฏู’ุฎูู„ููˆุงู’ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุฃู’ุชููƒูู… ู…ู‘ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฎูŽู„ูŽูˆู’ุงู’ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูู… ู…ู‘ูŽุณู‘ูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุจูŽุฃู’ุณูŽุงุก ูˆูŽุงู„ุถู‘ูŽุฑู‘ูŽุงุก ูˆูŽุฒูู„ู’ุฒูู„ููˆุงู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู‚ููˆู„ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุงู’ ู…ูŽุนูŽู‡ู ู…ูŽุชูŽู‰ ู†ูŽุตู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุฃูŽู„ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ู†ูŽุตู’ุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู‚ูŽุฑููŠุจูŒ } (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ : 214 )
โ€œApakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: โ€œBilakah datangnya pertolongan Alloh?โ€ Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat.โ€ (Al-Baqoroh:214)
Untuk ini Dia berfirman di sini :

{ ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุชูŽู†ู‘ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ูู‡ูู…ู’ ููŽู„ูŽูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุตูŽุฏูŽู‚ููˆุง ูˆูŽู„ูŽูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุงุฐูุจููŠู†ูŽ } (ุงู„ุนู†ูƒุจูˆุช : 3)
โ€œDan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.โ€ (Al-Ankabuut:3)
Yaitu orang-orang yang benar dalam pengakuan iman mereka diantara orang yang dusta dalam perkataan dan pengakuannya. Dan Alloh ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi, serta apa yang belum terjadi Dia mengetahui jika itu terjadi dan bagaimana kejadiannya. Ini adalah kesepakatan para imam Sunnah dan Jamaโ€™ah; untuk inilah Ibnu Abbas dan yang lainnya mengatakan tentang firman Alloh semisal : { ุฅูู„ุง ู„ูู†ูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽ }adalah kecuali agar Kami melihat, demikian itu karena penglihatan berkaitan dengan sesuatu yang ada, dan ilmu itu lebih umum daripada penglihatan, sesungguhnya ilmu itu berkaitan dengan sesuatu yang tidak ada dan sesuatu yang adaโ€™. (Tafsir Ibnu Katsir 4/2142)
Inilah jalan menuju cita-cita yaitu Alloh Taโ€™ala akan menguji orang-orang yang telah menyatakan beriman pada-Nya, siapakah yang bersabar dan lulus ujian itu dan siapakah yang hanya berbasa-basi dalam imannya sehingga tidak mampu bersabar dan gagal meraih cita-cita yang hanya berupa angan-angan kosong.
Alloh ุชุนุงู„ู‰ memerintahkan orang-orang yang beriman untuk selalu bersabar.
Alloh ุชุนุงู„ู‰ berfirman :

{ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุงู’ ุงุตู’ุจูุฑููˆุงู’ ูˆูŽุตูŽุงุจูุฑููˆุงู’ ูˆูŽุฑูŽุงุจูุทููˆุงู’ ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ } (ุขู„ ุนู…ุฑุงู† : 200)
โ€œHai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Alloh, supaya kamu beruntung.โ€ (Ali Imron : 200)
Di dalam ayat ini Alloh ุชุนุงู„ู‰ menetapkan sebab keberuntungan atau keberhasilan dan kebahagiaan itu adalah kesabaran.
Al-Hasan Al-Bashri mengatakan, โ€˜Mereka diperintahkan untuk bersabar di atas dien mereka,yang telah dirihoi oleh Alloh untuk mereka yaitu Al-Islam, maka mereka tidak meninggalkannya karena kesenangan, kesengsaraan, kesempitan, dan tidak pula kelapangan sampai mereka mati dalam keadaan muslimiin. Dan agar mereka bersabar terhadap para musuh yang menyembunyikan agama mereka. (Tafsir Ibnu Katsir 1/606)

Makna sabar dan macam-macamnya.
Secara bahasa sabar adalah alhabsu yaitu menahan. Secara syarโ€™i sabar adalah menahan jiwa di atas tiga perkara, yaitu :

Pertama : Di atas ketaatan pada Alloh.

Kedua : Di atas hal-hal yang diharamkan oleh Alloh.

Ketiga : Di atas rasa sakit yang disebabkan oleh taqdir-taqdir Alloh.
Inilah macam-macam sabar yang disebutkan oleh ahli ilmu. (Lihat Syarh Riyadish Sholihin oleh Syaikh Al-Utsaimiin Juz.1 ha.172)
Sabar di atas ketaatan pada Alloh ุชุนุงู„ู‰
Ini sebagaimana perintah Alloh ุชุนุงู„ู‰dalam ayat di atas (surat Ali Imron : 200) dan juga dalam surat Ar-Roโ€™d ayat 22 yang menerangkan diantara sifat ulul albaab adalah sabar di atas ketaatan :

{ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุตูŽุจูŽุฑููˆุงู’ ุงุจู’ุชูุบูŽุงุก ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุฑูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‚ูŽุงู…ููˆุงู’ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ููŽู‚ููˆุงู’ ู…ูู…ู‘ูŽุง ุฑูŽุฒูŽู‚ู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ุณูุฑู‘ุงู‹ ูˆูŽุนูŽู„ุงูŽู†ููŠูŽุฉู‹ ูˆูŽูŠูŽุฏู’ุฑูŽุคููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ุงู„ุณู‘ูŽูŠู‘ูุฆูŽุฉูŽ ุฃููˆู’ู„ูŽุฆููƒูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูู‚ู’ุจูŽู‰ ุงู„ุฏู‘ูŽุงุฑู } ( ุงู„ุฑุนุฏ : 22 )
โ€œDan orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Robb mereka, mendirikan sholat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang Itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)โ€. (Ar-Roโ€™d : 22)

Sabar di atas hal-hal yang diharamkan oleh Alloh ุชุนุงู„ู‰
Yaitu sabar atau menahan diri agar jangan sampai melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Alloh ุชุนุงู„ู‰. Kesabaran jenis ini adalah memang berat karena nafsu manusia memerintahkan atau mengajak pada kejahatan-kejahatan yang diharamkan oleh Alloh.
Alloh ุชุนุงู„ู‰berfirman menghikayatkan perkataan Nabi Yusuf ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู…:

{ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูุจูŽุฑู‘ูุฆู ู†ูŽูู’ุณููŠ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽูู’ุณูŽ ู„ุฃูŽู…ู‘ูŽุงุฑูŽุฉูŒ ุจูุงู„ุณู‘ููˆุกู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽุง ุฑูŽุญูู…ูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠ ุบูŽูููˆุฑูŒ ุฑู‘ูŽุญููŠู…ูŒ } (ูŠูˆุณู : 53 )
โ€œDan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Robbku. Sesungguhnya Robbku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.โ€ (Yusuf : 53)
Syaikh As-Saโ€™di ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡dalam tafsirnya mengatakan, โ€œKarena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatanโ€, yaitu karena banyak memerintahkan pemiliknya pada kejelekan, yaitu fahisyah (keji), seluruh dosa, sesungguhnya nafsu itu kendaraan syaithon, dan dari sanalah syaithon masuk ke dalam manusia. (Taisiirul Kariimir Rohman)
Sabar di atas rasa sakit yang disebabkan oleh taqdir-taqdir Alloh ุชุนุงู„ู‰
Alloh ุชุนุงู„ู‰berfirman :

{ ูˆูŽู„ูŽู†ูŽุจู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุจูุดูŽูŠู’ุกู ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูˆูู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฌููˆุนู ูˆูŽู†ูŽู‚ู’ุตู ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู…ูŽูˆูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุฃู†ููุณู ูˆูŽุงู„ุซู‘ูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ูˆูŽุจูŽุดู‘ูุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ (155 ) ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ูู… ู…ู‘ูุตููŠุจูŽุฉูŒ ู‚ูŽุงู„ููˆุงู’ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู€ุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนูˆู†ูŽ (ุง156 ) ุฃููˆู„ูŽู€ุฆููƒูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุตูŽู„ูŽูˆูŽุงุชูŒ ู…ู‘ูู† ุฑู‘ูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŒ ูˆูŽุฃููˆู„ูŽู€ุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูู‡ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ ( 157 ) }
โ€œDan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: โ€œInna lillaahi wa innaa ilaihi raajiโ€™uunโ€. Mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.โ€ (Al-Baqoroh : 155-157)
Rosululloh ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda :

ุนูŽุฌูŽุจู‹ุง ู„ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑูŽู‡ู ูƒูู„ู‘ูŽู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุฐูŽุงูƒูŽ ู„ุฃูŽุญูŽุฏู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ุฅูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ู ุณูŽุฑู‘ูŽุงุกู ุดูŽูƒูŽุฑูŽ ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ู ุถูŽุฑู‘ูŽุงุกู ุตูŽุจูŽุฑูŽ ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูŽู‡ู
โ€œSungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya perkaranya seluruhnya baik dan itu tidak ada pada seorangpun kecuali pada seorang mukmin, jika dia mendapat kesenangan maka dia bersyukur, maka ini baik baginya. Jika dia ditimpa kejelekan maka dia bersabar, maka itu baik baginya.โ€ (HR. Muslim no.2999 dari Shuhaib bin Sinan)
Bahkan di dalam kesabaran di atas taqdir Alloh ini ada keutamaan-keutamaan yang luar biasa seperti yang disabdakan oleh beliau dalam hadits-haditsnya :

1. Alloh ุชุนุงู„ู‰ akan menghapus dosa-dosanya (yang kecil), Rosululloh ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…bersabda :

ู…ูŽุง ูŠูุตููŠุจู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽ ู…ูู†ู’ ู†ูŽุตูŽุจู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ูˆูŽุตูŽุจู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‡ูŽู…ู‘ู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุญูุฒู’ู†ู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽุฐู‹ู‰ ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุบูŽู…ู‘ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุงู„ุดู‘ูŽูˆู’ูƒูŽุฉู ูŠูุดูŽุงูƒูู‡ูŽุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูŽูู‘ูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงู‡ู . (ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡)
โ€œTidaklah seorang muslim ditimpa oleh kelelahan, penyakit, cemas, sedih, rasa sakit, kesusahan, sampai tertusuk duri kecuali Alloh akan menghapus dosa-dosanya dengan sebab musibah itu.โ€ (Muttafaqun โ€˜alaih dari Abu Saโ€™id Al-Khudri dan Abu Huroiroh)

2. Alloh ุชุนุงู„ู‰ akan menuliskan kebaikan untuknya, Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda :

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุดูŽู‰ู’ุกู ูŠูุตููŠุจู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุงู„ุดู‘ูŽูˆู’ูƒูŽุฉู ุชูุตููŠุจูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูŽุชูŽุจูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ุฃูŽูˆู’ ุญูุทู‘ูŽุชู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉูŒ.
โ€œTidak ada sesuatu pun yang menimpa seorang mukmin sampai duri yang menusuknya kecuali Alloh menuliskan untuknya kebaikan atau dihapus darinya kesalahan.โ€ (HR. Muslim no.2572 dari Aisyah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง)

3. Alloh ุชุนุงู„ู‰ akan meninggikan derajatnya, Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda :

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูŠูุดูŽุงูƒู ุดูŽูˆู’ูƒูŽุฉู‹ ููŽู…ูŽุง ููŽูˆู’ู‚ูŽู‡ูŽุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูุชูุจูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉูŒ ูˆูŽู…ูุญููŠูŽุชู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉูŒ
โ€œTidaklah seorang muslim tertusuk duri dan apa yang lebih dari itu kecuali dicatat untuknya derajat dan dihapus darinya kesalahanโ€. (HR.Muslim no.2572, dari โ€˜Aisyah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง)

Mudah-mudahan Alloh ุชุนุงู„ู‰ senantiasa menganugerahkan kesabaran kepada kita semua. Wallohu aโ€™lam bish showaab.

๐Ÿ“šDinukil dari artikel abu shiddiq (abukhodijah.wordpres), oleh Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.