Kehidupan yang penuh ilmu dan berkah

🌹 *Kehidupan yang penuh ilmu dan berkah …*

✍Biografi ringkas Syaikh Abdul Azis bin Baz رحمه الله.

Terjun Ke Masyarakat

Perjalanan asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah yang panjang dalam menuntut ilmu dan penguasaan beliau yang bagus atas berbagai disiplin ilmu agama mendapatkan nilai penghormatan dari guru beliau, Samahatusy Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah yang saat itu menjabat sebagai Mufti Kerajaan Saudi Arabia. Beliau diproyeksikan menjadi qadhi (hakim agama) yang menangani berbagai problem sosial kemasyarakatan dan dakwah. Saat itu beliau baru berusia 27 tahun. Pada Jumadal Akhir 1357 H, keluarlah surat penunjukan beliau sebagai qadhi (hakim agama) untuk kota Kharj dan seluruh wilayah cakupannya.

Tugas baru sebagai qadhi (hakim agama) diterima oleh beliau dengan penuh tawadhu’ (rendah hati). Beliau menyakini bahwa jabatan itu adalah amanat yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya dan kelak akan dipertanggungjawabkan di sisi Allah l. Tidak lama kemudian beliau meninggalkan kota Riyadh dan pindah ke kota Kharj, tepatnya di daerah Dalm yang merupakan pusat pemerintahan kota Kharj. Satu hal yang menarik bahwa tugas sebagai qadhi (hakim agama) yang diemban oleh beliau tidak menghalangi beliau dari kegiatan dakwah dan penyebaran ilmu agama. Bahkan, beliau sangat antusias memberikan yang terbaik untuk masyarakat kota Kharj dengan mencurahkan segenap kemampuan yang dimiliki.

Setelah tiba di tempat penugasan, gayung pun bersambut. Tugas beliau di kota Kharj ternyata tak sebatas sebagai qadhi (hakim agama). Beliau juga diberi amanat sebagai imam Masjid Jami’, khatib jum’at, nazhir wakaf, penanggung jawab anak-anak yatim, da’i (pegiat dakwah), penanggung jawab di bidang pertanian dan pelayanan umum. Karena itu, semangat beliau untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat kota Kharj dapat terealisasi melalui berbagai media tersebut. Pada saat jam kerja, beliau aktif di Kantor Pengadilan Agama (Mahkamah Syar’iyah) menangani beragam kasus yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Dalam hal ini, beliau dikenal sebagai seorang hakim yang adil dan bijak. Di luar jam kerja, sejak usai shalat subuh hingga waktu isya. beliau sibuk membina umat dengan mengajarkan berbagai disiplin ilmu agama di Masjid Jami’. Bahkan, di hari-hari berpasarnya masyarakat, yaitu Senin dan Kamis tepatnya pukul 08.00 pagi, beliau melakukan ceramah agama di pasar yang dihadiri oleh khalayak ramai terkhusus kalangan pedagang. Dengan khidmat mereka mengikuti acara pengajian tersebut. Kota Kharj bercahayakan ilmu, sehingga ramai dikunjungi oleh para penuntut ilmu (thullabul ilmi) dari berbagai kota. Dalam hal ini pun, beliau dikenal sebagai da’i (pegiat dakwah), guru agama, dan pendidik yang sukses dalam membina masyarakatnya. Di bidang pelayanan umum, kinerja beliau diakui oleh masyarakat Kharj. Ketika kendaraan roda empat alias mobil semakin banyak, sedangkan jalanan umum masih tergolong sempit maka beliau mencanangkan proyek pelebaran jalan. Ketika datang musim penghujan dan jalan-jalan tergenang oleh air hujan, beliau mencanangkan pembuatan sanitasi air yang sekiranya bisa mengatasi problem tersebut. Ketika banjir mengancam daerah Dalm yang letak geografisnya di dataran rendah, beliau menggalakkan kerja bakti massal untuk pembuatan tanggul, sebagai langkah antisipasi.

Di bidang pertanian, beliau pun berupaya untuk menyatu dengan para petani. Berbagai program beliau canangkan untuk kemajuan pertanian di kota Kharj. Termasuk program pemberantasan hama, beliau langsung terjun di lapangan bersama para petani. Selain itu, asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz adalah seorang yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Rumah beliau selalu terbuka bagi para tamu dan siapa saja yang membutuhkan bantuan. Selama 14 tahun (1357 H—1371 H) berkiprah di kota Kharj, beliau telah memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya. Tak mengherankan apabila masyarakat kota Kharj dari berbagai strata sosial sangat menghormati dan mencintai beliau.

Perjalanan Hidup Penuh Ilmu dan Takwa

Setelah 14 tahun berkiprah di kota Kharj (1357—1371 H), asy- Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ditarik ke kota Riyadh untuk memperkuat lini pendidikan di sana. Pada 1372 H, beliau ditetapkan sebagai pengajar di Ma’had Ilmi. Setahun setelahnya, 1373 H, beliau ditunjuk sebagai dosen di Fakultas Syari’ah untuk mata kuliah fikih, tauhid, dan hadits. Tugas mulia ini beliau jalani hingga tahun 1380 H. Sekitar sembilan tahun beliau berkecimpung dalam dunia pendidikan dan dakwah di kota Riyadh. Tidak sedikit dari alumnus Fakultas Syari’ah didikan beliau itu yang menjadi ulama besar (kibar) di kemudian hari. Pada 10 Rabi’ul Awal 1381 H, tugas baru menghampiri beliau. Beliau ditunjuk sebagai Wakil Rektor al-Jami’ah al-Islamiyyah (Universitas Islam Madinah). Setelah berlalu 9 tahun, tepatnya tahun 1390 H, beliau diangkat menjadi rektor universitas tersebut. Jabatan rektorat beliau emban selama 5 tahun, yaitu hingga tahun 1395 H.

Dalam menjalankan roda pendidikan di kota Madinah itu, beliau dibantu oleh para ulama terkemuka di masa itu, di antaranya asy-Syaikh Muhammad Nashirudin al-Albani, asy-Syaikh Muhammad al-Amin asy-Syinqithi, asy-Syaikh Hammad bin Muhammad al-Anshari, asy-Syaikh Muhammad Aman al-Jami, asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad, dll. Di luar kegiatan kampus, beliau aktif mengajar di Masjid Nabawi dan berdakwah di tengah masyarakat. Pada tanggal 14 Syawwal 1395 H, beliau ditunjuk sebagai ketua umum al-Lajnah ad-Daimah lil Buhutsil Ilmiyyah wal Ifta’ wad Da’wah wal Irsyad (Komite Riset Ilmiah, Fatwa, Dakwah, dan Bimbingan) Kerajaan Saudi Arabia yang bermarkas di Kota Riyadh. Setelah berlalu 19 tahun, tepatnya tahun 1414 H, beliau dikukuhkan sebagai Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia, sekaligus sebagai Ketua Hai’ah Kibar Ulama (Komite Ulama Besar) Kerajaan Saudi Arabia. Jabatan di atas dan berbagai jabatan penting lainnya beliau sandang hingga wafat. (artikel asy-syariah)

📚Diringkas dari binbaz.org.sa

🍃Repost Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.