Keagungan kalimat لا إله إلا الله

✨Keagungan kalimat لا إله إلا الله

✍Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله,
Dan inilah kalimat yang ditegakkan dengannya langit dan bumi.
Dan Alloh menciptakan diatas kalimat ini semua makhluk.
Dan diatas kalimat ini dibangun semua asas agama, dipancangkan kiblat, dan dihunus pedang jihad. Dan ini semua adalah semata-mata hak Alloh atas seluruh hambanya.
Dan inilah kalimat yang menjadi penjaga darah, harta, dan anak keturunan di dunia ini, dan penyelamat dari azab kubur dan azab neraka.
Dan kalimat ini adalah ketetapan bahwa tidak akan masuk surga seorangpun kecuali dengannya, dan dia adalah tali yang tidak sampai kepada Alloh bagi orang yang tidak bergantung dengan sebab kalimat ini.
Dia adalah kalimat Islam, dan kunci negeri keselamatan.
Dengan kalimat ini manusia terbagi menjadi 2 golongan, yang celaka dan bahagia, diterima amalnya dan ditolaknya.
Dengan kalimat ini terpisah batas negeri kafir dan negeri dan negeri iman.
Dan denga kalimat ini teristimewakan negeri yang penuh kenikmatan dengan negeri yang celaka lagi terhina.
Kalimat ini adalah tiang yang membawa kepada amalan yang fardhu dan yang sunnah.
Dan barangsiapa akhir ucapannya kalimat لا إله إلا الله pasti masuk surga.
Ruh dan rahasia kalimat ini adalah memurnikan kepada Rabb yang maha Tinggi pujiannya, maha suci semua nama-namanya, maha berkah namanya dan maha tinggi sebutannya.
Tidak ada sesembahan selainnya yang disembah dengan penuh rasa cinta, pemulyaan, pengagungan.
Dan rasa takut dan penuh harap beserta yang menyertainya dari ketawakkalan, kembali, rasa penuh harap dan cemas, sehingga dia tidak mencintai selain-Nya.
Dan setiap apa yang dicintai selain-Nya maka dia harus mengikuti kecintaan kepada-Nya, dan keberadaannya sebagai wasilah untuk menambah kecintaannya.
Dia tidak akan takut kepada selain-Nya, tidak akan berharap kepada selain-Nya, tidak akan bertawakal kepada selain-Nya, tidak akan berharap kecuali kepada-Nya, tidak akan pernah takut kecuali dari-Nya, tidak akan bersumpah kecuali dengan nama-nama-Nya, tidak akan pernah bernadzar kecuali untuk-Nya, tidak akan pernah bertaubat kecuali kepada-Nya, tidak akan pernah mentaati kecuali dari perintah-Nya, tidak akan pernah mengharap balasan kecuali dari-Nya, tidak akan pernah minta pertolongan kecuali kepada-Nya, tidak akan pernah berlindung kecuali kepad-Nya, tidak akan pernah bersujud kecuali kepada-Nya, tidak akan pernah berkorban kecuali untuk-Nya dan dengan nama-Nya, tidak akan pernah takut kecuali dari-Nya.
Semuanya itu terkumpul dalam satu huruf yaitu Tidak akan beribadah kecuali hanya kepada-Nya dengan seluruh macam-macamnya ibadah.
Dan inilah realisasi persaksian لا إله آلا الله.
Oleh karena itu Alloh mengharamkan neraka kepada siapa saja yang mempersaksikan لا إله آلا الله dengan sebenar-benarnya persaksian.
Dan mustahil akan masuk neraka siapa saja yang merealisasikan persaksian ini dan menunaikan dengan kalimat ini sebagaimana yang Alloh firmankan,

والذين هم بشهادتهم قائمون.
“Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.”
(Al-Ma’arij: 33).

Sehingga dia menegakkan persaksiannya di dalam dhohir dan batinnya di hatinya maupun di seluruh tubuhnya…

?Diterjemahkan dari Al-Jawabul Kafy: 380/381

?Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏?✒?.?..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.