Jangan membatasi diri dalam beribadah

๐Ÿ’ง *Jangan membatasi diri dalam beribadah …!*

โœIbadah memang menjadi tujuan pokok penciptaan manusia. Allah berfirman:

ูˆูŽู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชู ุงู„ู’ุฌูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู†ุณูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ููŠูŽุนู’ุจูุฏููˆู†ู ู…ูŽุง ุฃูุฑููŠุฏู ู…ูู†ู’ู‡ูู… ู…ูู‘ู† ุฑูู‘ุฒู’ู‚ู ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูุฑููŠุฏู ุฃูŽู† ูŠูุทู’ุนูู…ููˆู†ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู‡ููˆูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฒู‘ูŽุงู‚ู ุฐููˆ ุงู„ู’ู‚ููˆู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุชููŠู†ู
โ€œDan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.โ€ [Adz-Dzaariyaat: 56-58]

Allah memberitahukan bahwa hikmah penciptaan jin dan manusia adalah agar mereka melaksanakan ibadah hanya kepada Allah. Dan Allah Mahakaya, tidak membutuhkan ibadah mereka, akan tetapi merekalah yang membutuhkan-Nya, karena ketergantungan mereka kepada Allah, maka barangsiapa yang menolak beribadah kepada Allah, ia adalah sombong. Siapa yang beribadah kepada-Nya tetapi dengan selain apa yang disyariโ€™atkan-Nya, maka ia adalah mubtadiโ€™ (pelaku bidโ€™ah). Dan barangsiapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan apa yang disyariโ€™atkan-Nya, maka ia adalah mukmin muwahhid, yang mengesakan Allah.

Dalam Islam ibadah bukan hanya sholat, dzikir, dan semacamnya, tapi juga bisa berupa dalam bentuk yang lain, seperti silaturahmi, sedekah, peduli sesama, meringankan beban orang lain, dan lainnya.

Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… pernah menyampaikan hal itu kepada para sahabat,

ุชูŽููŽูƒู‘ูŽุฑููˆุง ููŠ ุฎู„ู‚ ุงู„ู„ู‡ู ุŒ ูˆ ู„ุง ุชูŽููŽูƒู‘ูŽุฑููˆุง ููŠ ุงู„ู„ู‡ู.
โ€œRenungkanlah tentang ciptaan Allah, dan janganlah kamu berpikir tentang Dzat Allah.โ€ (HR Abu Nuโ€™aim dishohihkan Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, 1788)

Beliau bersabda,
Orang yang mendirikan shalat dan menyumbangkan hartanya di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga. โ€œWahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatanโ€. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.โ€ (HR Bukhari).

Para Salaf juga telah menyampaikan tentang hal itu, sebagaimana dialog antara Imam Said bin Al-Mushayyib dengan maulanya berikut ini.

ู‚ุงู„ ุจูุฑู’ุฏูŒ ู…ูŽูˆู„ู‰ ุงุจู† ุงู„ู…ุณูŠู‘ูุจ ู„ุณุนูŠุฏ ุจู† ุงู„ู…ุณูŠู‘ูุจ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡:
ู…ุง ุฑุฃูŠุชู ุฃุญุณู†ูŽ ู…ุง ูŠุตู†ุน ู‡ุคู„ุงุกุŸ ู‚ุงู„ ุณุนูŠุฏ: ูˆู…ุง ูŠุตู†ุนูˆู†ุŸ
ู‚ุงู„: ูŠูุตู„ู‘ููŠ ุฃุญุฏูู‡ู… ุงู„ุธู‡ุฑุŒ ุซู… ู„ุง ูŠุฒุงู„ู ุตุงูู‘ู‹ุง ุฑุฌู„ูŠู‡ ุญุชู‰ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠ ุงู„ุนุตุฑ.
ูู‚ุงู„: ูˆูŠุญูƒ ูŠุง ุจูุฑุฏ ุฃู…ุง ูˆุงู„ู„ู‡ ู…ุง ู‡ููŠ ุจุงู„ุนุจุงุฏุฉุŒ ุฅู†ู‘ูŽู…ุง ุงู„ุนุจุงุฏุฉ ุงู„ุชููƒู‘ูุฑ ููŠ ุฃู…ุฑ ุงู„ู„ู‡ุŒ ูˆุงู„ูƒูู‘ู ุนู† ู…ุญุงุฑู… ุงู„ู„ู‡. ๐Ÿ“š[ุงู„ุณูŠุฑ 1/488].

Berkata Barad Maula Ibnul Musayyib kepada Said bin Musayyib ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡:
Aku tidak melihat sesuatu yang lebih baik daripada apa yang mereka lakukan ini?
Said bertanya:
Apa yang mereka lakukan?
Dia berkata:
Salah seorang dari mereka sholat dhuhur, kemudian dia terus menerus meletakkan kedua kakinya (dalam shaf sholat) sampai datang sholat Ashar.
Maka dia (Said) berkata: Duhai celaka ya Barad, Demi Allah bukan seperti itu ibadah, akab tetapi ibadah itu bertafakkur terhadap perintah Allah, berhenti dari larangan Allah.
๐Ÿ“šAs-Siyar 1/488

Wallahu a’lam

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’.๐ŸŽ—…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.