IBNU ‘ARABI DAN KESESATANNYA

IBNU ‘ARABI DAN KESESATANNYA

Seorang Guru Besar dari PTN terkenal berkata di dalam pengantar nya terhadap buku Tasawuf Dalam Peradaban Islam : ” Dalam kaitan dengan kontroversi doktrin wahdat al-wujûd Ibn Arabi, beberapa catatan penting perlu dikemukanan di sini. Pertama, kecaman dan permusuhan terhadap Ibn Arabi biasanya timbul di dunia Sunni, bukan di dunia Syii. Sekalipun Ibn Arabi adalah seorang Sunni, pandangan-padangan mistis-filosofisnya telah membuatnya lebih dekat kepada Syiah. Secara formal ia tidak pernah beralih kepada Syiah, tetapi pandangan-pandangannya itu diadopsi oleh banyak ulama Syii. Bahkan sampai hari ini, metafisika Ibn Arabi bersama dengan metafisika Suhrawardi, Guru Iluminasi (Syaikh al-Isyrâq), membentuk dasar pandangan dunia filsafat
gnostik para intelektual Muslim Iran. Kedua, pada satu pihak, ketika kebencian terhadap Ibn
Arabi di dunia Sunni beberapa dasawarsa terakhir tetap menguat, termasuk larangan
penerbitan dan peredaran karya-karya Ibn Arabi yang dikeluarkan oleh DPR Mesir pada 1970-
an, sedangkan, pada pihak lain, sekelompok peminat Ibn Arabi dan sarjana Barat malah makin
tertarik pada pemikiran Ibn Arabi. Pada 1970-an mereka mendirikan dua organisasi: Beshara
School dan Muhyiddin Ibn Arabi Society. Beshara School, yang betempat di dekat Hawick,
Skotlandia, adalah organisasi yang menyelenggrakan pendidikan esoterik yang mengadopsi
terutama ajaran-ajaran Ibn Arabi. Ibn Arabi Society, yang berpusat di Oxford, Inggris, adalah
orgasasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik tentang pemikiran Ibn
Arabi. Ketiga, para sarjana yang ahli tentang Ibn Arabi dan tekun mengkajinya yang berasal
dari Barat jauh lebih besar jumlah mereka dari para sarjana yang ahli tentang Ibn Arabi yang
berasal dari dunia Islam. Karena itu, sekarang dan mungkin juga pada masa mendatang,
penyebaran ajaran-ajaran sufi Ibn Arabi di Barat jauh lebih luas daripada di dunia Islam.Tidak
keliru ikatakan bahwa jika hari ini kita ingin mengkaji Ibn Arabi, maka tempatnya sekarang
lebih baik di Barat daripada di dunia Islam “.

Kami katakan : Demikianlah bapak tersebut memberikan pembelaan yang luar biasa terhadap Ibnu ‘Arabi pencetus pemikiran wahadatul wujud yang batil, bahkan tanpa ada rasa malu dia menguatkan pembelaannya dengan menunjukkan pembelaan orang-orang barat terhadap Ibnu ‘Arabi.
Tentang Ibnu Arabi, dia adalah Abu Bakar Muhammad bin Ali Muhyiddin  Al-Hatimi  at-Thai al-Andalusi, dikenal  dengan  Ibnu  ‘Arabi ( tanpa alif lam , bukan  Ibnul  Arabi yang ahli tafsir). Ibnu lahir di  Murcia  Spanyol,  17 Ramadhan  560  H/ 28 Juli 1165M, dan mati di Damaskus, Rabi’uts Tsani 638H/ Oktober 1240M.
Inti  ajarannya didasarkan atas teori wihdatul wujud (manunggaling kawula Gusti/menyatunya makhluk dengan Tuhan) yang  menghasilkan wihdatul adyan (kesatuan agama, tauhid  maupun  syirik) sebagai  hasil dari gabungan teori-teori al-ittihad  (manunggal, melebur jadi satu antara si orang sufi dan Tuhan) dengan mengadakan al-ittishal atau emanasi. Atau sebagai hasil dari gabungan pemikiran tentang teori Nur Muhammadi (yang pertama kali diciptakan adalah Nur Muhammad, kemudian dari Nur Muhammad itu  diciptakan  makhluk-makhluk lain) dari Al-Khaliq dengan pemikiran Al-Aqlu  al-awwal (akal pertama).  Ibnu Arabi banyak dipengaruhi oleh filsafat Masehi atau Nasrani.
Di antara kitab-kitabnya adalah  al-Futuhat al-Makkiyyah dan Fushul Al-Hikam. Di antara pemikiran-pemikirannya yang tercantum di dalam kedua kitabnya tersebut adalah :
– Semua ini adalah Allah, tidak ada nabi/rasul atau malaikat. Allah adalah manusia besar. ( Fushush Al-Hikam hal. 48).
– Allah membutuhkan pertolongan makhluk. (Fushush Al-Hikam, 58-59).
– Da’wah kepada Allah adalah tipu daya. ( Fushush Al-Hikam,  71-72 ).
– Hamba adalah Tuhan. (Fushush Al-Hukm, 92-93 ).
– Neraka adalah surga itu sendiri. (Fushush Al-Hikam, 93-94).
– Perbuatan hamba adalah perbuatan Allah itu  sendiri.  (Fushush Al-Hikam, 143).
– Fir’aun adalah tuhan Musa. ( Fushush Al-Hikam, 209 ).
Ibnu Arabi yang berkata di dalam Futuhat Makkiyah sebagaimana di dalam Jami’ Rasail 1/265 :
العبد رب و الرب عبد ياليت شعري من المكلف
إن قلت عبد فذاك رب أو قلت رب فأنى يكلف
Artinya : Hamba adalah Tuhan dan Tuhan adalah hamba
Duhai seandainya siapakah mukallaf ?
Jika Engkau berkata hamba maka dia adalah Tuhan
Atau Engkau katakan Tuhan maka bagaimana dia diberi beban taklif ?
Karena itulah telah datang fatwa-fatwa dari para ulama yang menjelaskan tentang kesesatan, kezindiqan dan kekufuran perkataan-perkataan Ibnu Arabi seperti
1. Ibnu Sayyid An-Nas (wafat 734H).
2. Ibnu Daqieq Al- ‘Ied (w 702H).
3. Ibnu Taimiyyah (w 728H).
4. Ibnu Al-Qayyim Al-Jauzi (w 751H).
5. Qadhi ‘Iyyadh (w 744H).
6. Al-‘Iraqi (w 826H).
7. Ibnu hajar Al-‘Asqalani (w 852H).
8. Alauddin al-Bukhari.
9. Abu Zur’ah.
10. Al-Udhd (w 757H).
11. Al-Jurjani (w 814H).
12. At-Taftazani (w 792H).
13. Muhammad ibnu Ali bin Yaqub (w 814H).
14. Abi Hayyan (w 654H).
15. Taqiyuddin As-Subqi
16. Isa Ibnu Mas’ud Az-Zawawi (w 743H).
17. Ali Ibnu Yaqub Al-Bakri
18. Al-Baalisi (w 829H).
19. Ibnu Nuqas (w 763H).
20. Ibnu Hisyam (w 761H).
21. Syamsuddin Ibnu Muhammad Al-Aizari.
22. Lisanuddin Ibnul Khatib (w 766H).
23. Muhammad Ibnu Ahmad al-Bishati.
24. Ibnu Khayyath (w 811H).
25. Ismail Ibn Abi Bakri Al-Muqri (w 875H).
26. Izzuddin Ibn Abdissalam (w 660H).
27. Ibrahim Ibnu daud Al-‘Amidi (w 797H).
28. Abu Bakar Ibnu ‘Ashim Al-Kinani.
29. Sulaiman Ibnu Yusuf Al-Yusufi (w 739H).
30. Ali Ibnu Abdillah Al-Ardabili (w 746H).
31. Musa Ibnu Muhammad Al-Anshari (w 803H).
32. Burhanuddin Al-Biqa’i (w 858H).
33. Ibnu Khaldun (w 808H).
34. An-Nawawi (w 676H).
35. Az-Zahabi (w 748H).
36. Al-Bulqini (w 805H).
37. Al-Maushili ( Lihat Rasail wa Fatawa Fi Dzammi Ibni ‘Arabi Ash-Shufi yang dikumpulkan oleh Dr. Musa bin Sulaiman Ad-Duwaisy dan Kitab Ibnu ‘Arabi Ash-Shufi Fi Mizanil Bahts wa Tahqiq oleh Al-‘Allamah Abdul Qadir bin Habibullah As-Sindi Rahimahullah – ).

Akhukum Abu Ahmad Arif Fathul Ulum bin Ahmad

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.