Faedah Dzikir

💧Faedah Dzikir

✍Selama romadhon ini, kita telah ditempa dan ditarbiyyah untuk menyibukkan diri dengan memperbaiki diri dengan berdzikir kepada Alloh.
Handaknya kebiasaan yang baik ini berlanjut, tidak berhenti dengan berlalunya Ramadhan.

Ada diantara dzikir-dzikir itu yang mudah melafadkan tapi sangat besar sekali pahalanya.

Diantaranya bacaan dzikir berikut ini.

Dari ‘Aun bin Abdullah رضي الله عنه ia mendengar ‘Abdullah bin Umar رضي الله عنهما berkata :

كُنَّا جُلُوْسًا مَعَ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ اللَّهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِهَِ m كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ الْكَلمات فقال الرجل : أنَا يَا رَسُوْلُ اللَّهِ فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ إِنِّيْ لَأَنْظُرُ إِلَيْهَا تَصْعَدُ حَتَّى فُتِحَتْ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا : وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ مَا تَرَكْتُهَا مُنْذُ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ عَوْنٌ رَحِمَهُ اللَّهُ : مَا تَرَكتُها مُنْذُ سَمِعْتُهَا مِنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
“Kami dahulu duduk-duduk bersama Rasulullah.
Lalu seseorang membaca,

الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا

(Allahu Akbar kabiro walhamdulillahi katsiro wasubhanallahi bukrotan wa ashila)

Lalu Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata :

“Siapa yang membaca kalimat itu ?”. Seseorang mengatakan Saya wahai Rasulullah,

Lalu Rasulullah berkata : “Demi yang jiwaku berada ditangan-Nya Sesungguhnya aku melihat kalimat itu naik hingga pintu langit dibukakan untuknya” .

Lalu Ibnu Umar mengatakan : “Demi yang jiwaku berada ditangan-Nya tidak pernah aku meninggalkan untuk membacanya sejak aku mendengar dari Rasulullah ” .

Dan ‘Aun berkata :
“Aku tidak pernah meninggalkan untuk membacanya sejak mendengar dari ‘Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma ”. (HR Ahmad, Al Musnad : 5689, di shahihkan oleh Ahmad Syakir)

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏🌺✒….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.