Bahaya menggantungkan kepada selain Allah

💧 *Bahaya menggantungkan kepada selain Allah …*

✍Allah berfirman,

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ
“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (Az Zumar: 38)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh berkata,
“Ayat ini dan semisalnya adalah dalil yang menunjukkan tidak bolehnya menggantungkan hati kepada selain Allah ketika ingin meraih manfaat atau menolak bahaya. Ketergantungan hati kepada selain Allah dalam hal itu termasuk kesyirikan“ (Fathul Majid, 127-128

Sikap berserah diri kepada Alkah, akan membawa manusia pada pertolongan Allah dalam menghadapi setiap permasalahan.
Sedangkan sikap menggantungkan diri pada selain Allah akan membawa ketidaknyamanan dalam hidup, juga rasa tidak nyaman terhadap diri sendiri sehingga kehidupan yang dijalani berimbas pada orang-orang di sekitar mereka.
Akibatnya, hidup menjadi serba sulit dan menyulitkan orang lain.

Nabi صلى الله عليه وسلم memberikan ancaman yang jeras bagi siapa yang menggantungkan dirinya kepada selain Allah dalam sabdanya,

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
“Barangsiapa yang menggantungkan (hatinya) kepada sesuatu apapun (selain Allah) maka Allah akan biarkan dia tergantung dengannya”.(HR. Tirmidzi no. 2072, dihasankan Syaikh Al-Albany)

Berkata Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله,

أعظـم الناس خُذلَاناً :
من تعـلّق بغير اللّه.
مدارج السالكين ( 458 / 1 ).
Manusia yang paling rendah ialah yang menggantungkan (dirinya) kepada selain Allah.
(Madarijus Salikin (1/458))

Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🔥…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.