BAHAYA LATEN KOMUNISME

BAHAYA LATEN KOMUNISME

Di antara momok yang mencemaskan dan membuat ngeri manusia pada saat ini aksi-aksi terorisme dan radikalisme. Terorisme dan radikalisme banyak dibahas di seminar-seminar dan symposium-symposium di mana-mana.
Jika sekarang mulai marak aksi-aksi teror yang banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama, maka tentunya bangsa Indonesia tidak akan pernah melupakan aksi-aksi teror dan radikalisme yang dilakukan kelompok-kelompok anti agama, yaitu kelompok-kelompok atheis seperti Partai Komunis Indonesia dan pengikut-pengikutnya.
Bangsa Indonesia telah merasakan pahitnya kekejaman-kekejaman PKI dari penculikan, pembantaian, penyembelihan, intimidasi, dan pelecehan. Doktrin komunisme PKI mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.
Karena itulah rakyat Indonesia sepakat untuk menolak dan menghilangkan komunisme dengan mencabutnya dari akar-akarnya. Partai Komunis Indonesia telah dinyatakan sebagai partai terlarang dan paham komunisme dinyatakan sebagai bahaya latent.

ASAL USUL DAN LATAR BERLAKANG KOMUNISME

Jika dirunut pemikiran komunisme sosialisme ini ternyata kembali kepada sebuah pemikiran nyleneh failosuf kafir.
Para pakar sejarah banyak yang menyebutkan bahwa komunisme itu peletak dasarnya adalah Karl Marx. Dia seorang Yahudi berkebangsaan Jerman. Hidup pada tahun 1818 – 1883 M. Dia seorang cucu Yahudi terkenal bernama Murkoy Marx. Karl Marx adalah seorang yang egoistis, tidak punya prinsip yang jelas, pendendam dan materialistis. Karya-karya yang terkenal antara lain, Manifesto Komunis tahun 1848, Das Kapital 1767.
Akan tetapi ketika ternyata Karl Marx bukanlah pencetus awal pemikiran komunisme ini, ternyata pemikiran komunis sosialis ini telah dicetuskan sebelumnya oleh Plato ( 427-347 SM ), dia berkata di dalam bukunya Republik :
“ Undang-undang wajib mengandung perserikatan wanita dan anak-anak, tidak ada seorang pun yang berhak membuat keluarga yang tersendiri, sebagaimana tidak ada yang berhak mendidik anak-anak, karena seluruhnya adalah milik negara. Negaralah yang memonopoli pertumbuhan generasi yang baik, sebagaimana yang mengatur dilahirkannya bibit-bibit unggul !!! “ ( Lihat Naqd Ushul Asy-Syuyu’iyyah hal. 18 dan Pemikiran Politik di Negara Barat hal. 11 ).
Maka jelaslah bahwa paham komunisme adalah buah filsafat Yunani yang jika diterapkan akan menghancurkan agama dan menghancurkan peradaban manusia. Jika pernikahan dihilangkan dan tidak ada namanya keluarga, dan orang tua tidak berhak atas anak-anak mereka, maka artinya peradaban manusia menuju kepada kepunahan !.
Al-Imam Ibnu Sholah berkata : “ Filsafat adalah induk kebodohan dan penghalalan terhadap semua yang diharamkan syariat, sumber kebingungan dan kesesatan, serta membuat penyelewengan dan kezindikan..adapun manthiq maka dia adalah pintu menuju filsafat, dan pintu kejahatan adalah kejahatan “ ( Fatawa Ibnus Shalah 1/209 ).

KOMUNISME MENGINGKARI AGAMA

Komunisme tidak percaya kepada Alloh dan mengatakan bahwa Alloh adalah mitos dan khayalan, komunisme mengatakan bahwa agama adalah candu masyarakat, komunisme mencaci Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, semoga Alloh membinasakan para penyebar komunisme.
Komunisme lebih parah dibandingkan dengan kaum kafir Quraisy yang masih mengakui Alloh sebagaimana Alloh hikayatkan tentang mereka di dalam firmanNya :

“ Katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?”. Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?”
Katakanlah: “Siapakah yang Empunya langit yang tujuh dan yang Empunya ‘Arsy yang besar?”
Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?”
Katakanlah: “Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?”
Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “(Kalau demikian), Maka dari jalan manakah kamu ditipu?” ( Al-Mu’minuun : 84-89 ).
Kaum kuffar Quraisy berkata tentang berhala-berhala mereka :
“Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya”. ( Az-Zumar : 3 ).
Adapun para penganut komunisme yang mengkultuskan Marx dan Lenin mereka tidak mengakui Alloh, maka kekufuran mereka lebih parah daripada kekufuran kaum kuffar Quraisy yang diperangi oleh Rasulullah ( , mereka menjadikan hawa nafsu mereka sebagai tuhan mereka, Alloh Ta’ala berfirman :
“ Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah Telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” ( Al-Jatsiyah : 23 ).

Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah mensyari’atkan agama kepada manusia dan menurunkan kitab yang tidak ada kebatilan di hadapan dan di belakangnya, akan tetapi komunisme mengimpor aturan-aturan manusia dari pemikiran-pemikiran Marx, Lenin, dan orang-orang yang semacam keduanya dari para gembong kekufuran dan kesesatan, bahkan mereka menganggap orang-orang yang berpegang teguh dengan agama adalah terbelakang dan ketinggalan, padahal Alloh Ta’ala berfirman di dalam kitabNya :
“ Dan Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik “ ( An-Nuur : 55 ).

KOMUNISME MERUSAK GENERASI MUDA

Alloh ( memberikan nikmat kepada para hambaNya berupa istri-istri, anak-anak, dan harta, Alloh ( berfirman :

“ Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. “ ( An-Nahl : 72 ).
Nabi ( bersabda :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“ Apabila salah seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa’at baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya.” ( Diriwayatkan oleh Muslim di dalam Shahihnya : 3084 ).
Akan tetapi komunisme – semoga Alloh melaknat mereka – menelantarkan anak-anak dengan beberapa perkara di antaranya :
Pendidikan komunisme, sedangkan Rasulullah ( bersabda :
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“ Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah. Kemudian kedua orang tunyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi “ ( Muttafaq Alaih, Shahih Bukhari : 1296 dan Shahih Muslim : 4803 ).
Dan Rasulullah ( bersabda sebagaimana yang dia riwayatkan dari Rabbnya :
وَإِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمْ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ
“ Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hambaKu dalam keadaan lurus semuanya, mereka didatangi oleh setan lalu dijauhkan dari agama mereka “ ( Diriwayatkan oleh Muslim di dalam Shahihnya : 5109 ).
Di antaranya mereka pindahkan anak-anak ini dari satu negeri ke negeri yang lain hingga mereka bisa menanamkan keyakinan komunisme yang terlaknat ke dalam hati-hati mereka. Inilah para anak-anak ‘Aden sebagian mereka telah menjadi komunis mencaci agama, kami dengar hal itu dari media dan sampai berita mereka kepada kami.
Di antaranya dengan iming-iming dunia entah dengan jabatan atau harta.
Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i berkata : “ Al-Akh Abdullah bin Saif – Hafizhahullah – memberitahukan kepadaku tentang para pemuda di sana, dia berkata : Sesungguhnya orang-orang komunis berupaya untuk melalaikan para pemuda Yaman dengan cara menebarkan tempat-tempat khamar , menggencarkan perlombaan-perlombaan sepak bola di lapangan-lapangan, televisi-televisi,dan radio-radio, dan dengan undian-undian ribawi. Mereka melarang masuknya ke sebagian hotel-hotel seperti hotel’Aden kecuali bersama pacarnya atau istrinya yang penting ada wanita yang menemaninya di hotel.
Komunisme telah mendirikan beberapa sekolah di ‘Aden di antaranya sekolah Ilmu Sosialis untuk mengajarkan komunisme dan di dalamnya ada pengajar-pengajar dari Rusia untuk menebarkan keyakinan yang keji.
Ini dan kaum muslimin dalam keadaan pasrahdan aktivis-aktivis Islam berselisih di antara mereka dengan sebab permainan partai-partai politik yang tidak membawa kecuali kepada kehinaan dan nestapa, dan agar di kemudian hari – Wal ‘iyadzu Billah – menjadi budak-budak komunisme yang terlaknat yang tidak membedakan antara Sunni dan Syi’i dan tidak juga antara Ikhwani dan Salafi.
Sesungguhnya hati-hati yang berpecah belah tidak akan mampu menghadapi komunisme, dan tidaklah berdiri di hadapan komunisme kecuali para pemilik aqidah yang satu yang mengimani bahwa pertolongan datang dari Alloh dan bahwa kema’shiyatan-kema’shiyatan lebih berbahaya atas mereka daripada musuh-musuh mereka, di bawah aqidah yang satu yaitu aqidah Salafush Shalih yang bersumber dari aqidah Nabi kita Muhammad( “ ( As-Suyuf Al-Batirah Liilhadis Syuyu’iyyah Al-Kafirah hal. 27-28 ).

KOMUNISME MEMBANTAI PARA ULAMA

Alloh Ta’ala telah memuliakan para ulama, Alloh Ta’ala berfirman :
(((((((( (((( ((((((((( (((((((((( ((((((( ((((((((((( (((((((( (((((((((( ((((((((( (
“ niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. “ ( Al-Mujadilah : 11 ).
Adapun komunisme yang terlaknat maka mereka jika masuk ke suatu negeri mereka membantai para ulama, karena mereka mengetahui bahwa mereka tidak akan berkuasa di suatu negeri yang ada para ulama di dalamnya.
Di dalam kitab At-Tadhliil Al-Marxi oleh Rouuf Syalabi halaman 226 disebutkan bahwa di antara program komunisme adalah membunuh para ulama karena mereka adalah para pemimpin umat, kemudian disebutkan juga bahwa di antara para ulama Turkistan yang dibunuh oleh Beruang Merah komunis yang dengki adalah : Syaikh Burhan Najjadri Qadhil Qudhat, Syaikh Khan Marwan Khan Mufti Bukhara, Syaikh Abdul Muthallib Damila, Syaikh Mahsum Mutawalli, Syaikh Abdul Ahad Darikhan, Syaikh Haji Mula Ya’qub, dan Syaikh Mula Abdul Karim ( As-Suyuf Al-Batirah Liilhadis Syuyu’iyyah Al-Kafirah hal. 32 ).
Tentang pembantaian Partai Komunis Indonesia terhadap para ulama merupakan perkara yang masyhur yang tidak pernah dilupakan oleh bangsa Indonesia.
Tanggal 17 September 1948 : PKI menculik para Kyai Pesantren Takeran di Magetan. KH Sulaiman Zuhdi Affandi digelandang secara keji oleh PKI dan dikubur hidup-hidup di sumur pembantaian Desa Koco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Di sumur tersebut ditemukan 108 (seratus delapan) kerangka jenazah korban kebiadaban PKI. Selain itu, ratusan orang ditangkap dan dibantai PKI di Pabrik Gula Gorang Gareng.
Antropolog Amerika, Robert Jay, yang ke Jawa Tengah tahun 1953 mencatat bagaimana PKI melenyapkan tidak hanya pejabat pemerintah, tapi juga penduduk, terutama ulama-ulama ortodoks, santri dan mereka yang dikenal karena kesalehannya kepada Islam: mereka itu ditembak, dibakar sampai mati, atau dicincang-cincang. Mesjid dan madrasah dibakar, bahkan ulama dan santri-santrinya dikunci di dalam madrasah, lalu madrasahnya dibakar. Tentu mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena ulama itu orang-orang tua yang sudah ubanan, orang-orang dan anak-anak laki-laki yang baik yang tidak melawan. Setelah itu, rumah-rumah pemeluk Islam dirampok dan dirusak.
Tindak kebiadaban FDR/PKI selama melakukan aksi makarnya tahun 1948 yang disaksikan puluhan ribu penduduk laki-laki, perempuan, tua, muda, anak-anak yang menonton pengangkatan jenazah para korban dari sumur-sumur “neraka” yang tersebar di Magetan dan Madiun, adalah rekaman peristiwa yang tidak akan terlupakan. Peristiwa pembongkaran sumur-sumur “neraka” itu telah memunculkan asumsi abadi dalam ingatan bawah sadar masyarakat bahwa PKI memiliki hubungan erat dengan pembunuhan manusia yang dimasukkan ke dalam sumur “neraka”. Itu sebabnya, ketika tanggal 1 Oktober 1965 tersiar kabar para jenderal TNI AD diculik PKI dan kemudian ditemukan sudah menjadi mayat di dalam sumur “neraka” Lubang Buaya di dekat Halim, amarah masyarakat seketika meledak terhadap PKI, termasuk di lingkungan aktivis Gerakan Pemuda Ansor yang sejak 1964 membentuk Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di berbagai daerah yang dilatih kemiliteran karena memenuhi keinginan Presiden Soekarno membentuk kekuatan sukarelawan untuk mengganyang Malaysia, di mana anggota Banser yang emosinya tak terkendali – terutama setelah tewasnya 155 orang anggota Ansor Banyuwangi yang dibunuh PKI – dimanfaatkan oleh pihak militer untuk bersama-sama menumpas kekuatan PKI yang telah membunuh para jenderal mereka.
Tanggal 13 Januari 1965 : Dua sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) menyerang dan menyiksa peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan pelajar wanitanya, dan juga merampas sejumlah Mush-haf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya.( Lihat http://islamedia.id/jangan-lupakan-sejarah-inilah-fakta-kebiadaban-pki-yang-telah-membunuh-ribuan-muslim-indonesia/ dan http://www.jadipintar.com/2015/08/sejarah-kronologi-dan-daftar-kekejaman-pki-di-indonesia-sejak-1945-1965.html ). 
Yang sangat aneh sekarang terjadi sebuah pemutarbalikan fakta yang sangat culas dan licik. Orang-orang PKI yang membantai dan melakukan pemberontakan. Mereka membunuhi kaum muslimin. Sekarang mereka yang menuntut kepada pemerintah untuk meminta maaf, merehabilitasi, dan menuntut ganti rugi. Sebagian besar para penuntut adalah anak keturunan PKI.
Didampingi antek-antek imperialis asing, langkah anak keturunan PKI itu terus menuntut pemerintah. Katanya, banyak orang PKI yang menjadi korban pembantaian pada tahun 1965.
ANEH. Yang memulai pemberontakan dan pembantaian adalah orang tua mereka, sekarang anak-anaknya menuntut balik kepada pemerintah untuk meminta maaf, merehabilitasi, dan mengganti rugi. Drama kehidupan apa lagi yang tengah mereka skenario untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia ini?
Maling teriak maling.
PKI organisasi teroris. Siapa yang mendukung dan bersimpati dengan orang-orang PKI, sesungguhnya ia telah mendukung aksi teroris komunis. Sadar atau tidak sadar.

PENUTUP

Inilah sedikit yang bisa kami paparkan di dalam bahasan ini. Semoga Alloh selalu melindungi kita semua dari fitnah komunisme dan pemikiran-pemikiran sesat lainnya yang begitu marak pada saat ini. Tidak ada yang selamat darinya kecuali yang mengikuti petunjuk Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan petunjuk RasulNya.
Akhirnya semoga Alloh selalu menunjukkan kita ke jalan yang lurus jalan para Nabi, Shiddiqiin, Syuhada’ dan Shalihin. Wallohul Muwaffiq. Washolllallohu Ala Muhammadin Ali wa Shahbihi wa Sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

Akhukum : Abu Ahmad Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.