Antara meninggalkan dunia dan meninggalkan dosa

🌹 *Antara meninggalkan dunia dan meninggalkan dosa …*

✍Diantara wahyu yang pwetama turun kepada Rasululloh adalah perintah meninggalkan dosa.
Allah berfirman,

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلۡمُدَّثِّرُ ۝ قُمۡ فَأَنذِرۡ ۝ وَرَبَّكَ فَكَبِّرۡ ۝ وَثِیَابَكَ فَطَهِّرۡ ۝ وَٱلرُّجۡزَ فَٱهۡجُرۡ ۝ وَلَا تَمۡنُن تَسۡتَكۡثِرُ ۝ وَلِرَبِّكَ فَٱصۡبِرۡ
“Hai orang yang (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Rabbmu agungkanlah! Dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Rabbmu, bersabarlah. (Al-Mudattsir: 1-7)

Allah memerintahkan Rasulnya yang mulia untuk membersihkan hatinya dengan meninggalkan dosa. Karena memang dosa itu menjadi penghalang utama untuk mendapatkan hidayah dan kebahagiaan.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ ، وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِى النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِى الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ
“Kebajikan itu adalah apa saja yang jiwa merasa tenang dengannya dan hati merasa tenteram kepadanya, sedangkan dosa adalah apa saja yang mengganjal dihatimu dan membuatmu ragu meskipun manusia memberi penjelasan kepadamu “ (HR. Ad-Darimi 2588 dishohihkan Al-Albany dalsm shohih At-Targhieb, 2/151)

Dari hadits diatas, diantara manfaat meninggalkan dosa dan maksiyat ialah:
• tentramnya jiwa
• datangnya kebahagiaan hati
• hilangnya kegundahan dan kegelisahan
• datangnya petunjuk Allah dan ketakwaan
• lapangnya rezeki
• datangnya ampunan Allah dan keluasan surga
• dikabulkannya doa dan permintaannya.
• dijaga harta dan keluarganya.

Al-Imam Yahya bin Mu’adz رحمه الله menasehatkan untuk meninggalkan dosa daripada meninggalkan dunia.
Walaupun meninggalkan dunia bisa mengantarkan zuhud, tetapi meninggalkan dosa lebih utama lagi karena hal itu adalah kewajiban yang tidak bisa ditunda.
Sebagaimana perintah Allah,

وَسَارِعُوۤا۟ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِینَ
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”[Ali ‘Imran: 133]

Berkata Imam Yahya bin Mu’adz رحمه الله,

لست آمركم بترك الدنيا ، آمركم بترك الذنوب ، ترك الدنيا فضيلة ، وترك الذنوب فريضة ، وأنتم إلى إقامة الفريضة أحوج منكم إلى الحسنات والفضائل.
📚صفة الصفوة، 3/320

Aku tidak menyuruh kalian meninggalkan dunia, tetapi aku menyuruh kalian untuk meninggalkan dosa. Memang meninggalkan dunia adalah keutamaan, sedangkan meninggalkan dosa adalah kewajiban. Dan kalian, lebih membutuhkan dalam menunaikan perkara yang fardhu daripada melakukan kebaikan atau sekedar perkara keutamaan.
📚Shifat Ash-Shofwah, 3/320

Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🔥..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.