Agama adalah nashihat

بسم اللّه.
الْحَمْدَ لله والصلاة و السلام على رسول الله
و على آله و أصحابه ومن واله و سلم تسليما كثيرا.
أما بعد.

قَدْ قَالَ رسول الله صلّى اللّه عليه وسلّم
اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ

“Agama adalah nashihat”.

Hadits ini hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya.
Yang Rasulullah menyatakan tentang

اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ
“agama adalah nashihat”

Yang ini menunjukkan agama merupakan pokok yang agung, bahwa nashihat adalah pokok yang agung dari agama ini sebagaimana dalam hadits yang lain ketika Rasulullah bersabda :

اَلْحَجُّ عَرَفَةٌ

Bahwasanya wukuf di arofah adalah perkara yang sangat penting di saat haji.

Bahkan rukun haji, bahkan syarat sah haji.

Kemudian juga hadits ini menunjukkan tentang pentingnya annashihat yang merupakan pokok dari agama.
Yang Rasulullah menyatakan اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ, yaitu bahwasanya agama adalah nashihat. Yang juga menunjukkan bahwa agama dibatasi dengan nashihat sebagaimana hadits ini, merupakan hashr bahwa اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ.

✏〰 Kemudian tentang makna nashihah, disebutkan oleh para ulama bahwa:

النَّصِيحَةُ كَلِمَةٌ جَامِعَةٌ مَعْنَاهَا حِيَازَة الْحَظِّ لِلْمَنْصُوحِ لَهُ.

Nashihah adalah kalimat yang menyeluruh maknanya, yaitu memberikan bagian kebaikan kepada orang yang dinashihati.

Yang disebut nashihat adalah
إِرَادَةُ الْخَيْرِ لِلْمَنْصُوحِ لَهُ
yaitu niat atau itikad baik kepada orang yang dinashihati.

Kaum mu’minin yang dirahmati Allah Rasulullah bersabda
اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ
(agama adalah nashihat).

Ketika ditanyakan kepada Rasulullah :

لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟
قَالَ : ” لِلَّهِ ، وَلِكِتَابِهِ ، وَلِرَسُولِهِ ، وَلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ

Bagi siapakah nashihat itu wahai Rasulullah? Maka Rasulullah bersabda: Nashihat adalah untuk Allah, untuk kitabNya, untuk RasulNya, untuk para pemimpin kaum muslimin dan umumnya atau rakyat yang ada dari kaum muslimin.

Maka nashihat yang diwajibkan yang merupakan pokok agama yang diwajibkan atas setiap mukmin adalah meliputi nashihat kepada Allah, kepada kitabNya, kepada RasulNya, kepada pemimpin kaum muslimin dan kaum muslimin secara umum.

? Nashihat kepada Allah adalah dengan mengimani Allah,
mengimani kepada Allah
di dalam rubbubiyyahNya,
di dalam uluhiyyahNya,
di dalam nama-nama dan shifatNya.

Kemudian juga melaksanakan perintah-perintah Allah , menjauhi segala larangan Allah .
Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah, mendekatkan diri padaNya.

? Nashihat kepada kitabullah adalah dengan mengimani bahwa dia adalah kitabullah yang benar, yang merupakan petunjuk kepada seluruh manusia.

? Nashihat kepada Rasulullah adalah mengimani kenabiannya, bahwa dia adalah Rasulullah, utusan Allah pada seluruh manusia, melaksanakan perintahnya, menjauhi larangannya, membenarkan beritanya dan juga membela agamanya.

? Kemudian nashihat kepada pemimpin kaum muslimin adalah dengan menashihati mereka dalam kebaikan, kemudian juga bersabar atas mereka, menta’ati mereka di dalam keta’atan kepada Allah . Dan juga tidak memberontak kepada mereka dengan lisan ataupun dengan perbuatan.

? Kemudian nashihat kepada seluruh kaum muslimin secara umum adalah memberikan nashihat kepada mereka dengan
mengajak mereka kepada kebaikan,
melarang mereka dari kejelekan,
mengajari kebaikan kepada mereka,
kemudian juga menjaga diri dari mengganggu mereka.
Dan juga memberikan kebaikan kepada mereka, maka itulah nashihat yang kepada kaum muslimin secara umum.

Kaum mu’minin yang dirahmati Allah maka hadits ini hadits yang agung, yang menunjukkan pentingnya nashihat menashihat, yang merupakan pokok dari agama.

Maka disebutkan bahwa barangsiapa yang tidak melakukan nashihat ini maka ada kekurangan di dalam agamanya.

Kaum mu’minin yang dirahmati Allah , yang hadits ini menunjukkan bahwasanya annashiihah disebut diin, disebut aga
ma. Sebagaimana dalam hadits ini yang menunjukkan bahwa nashihat adalah wajib. Maka setiap mu’min, setiap muslim sesuai dengan kemampuannya.
Ini juga datang dari hadits yang shahih bahwa Rasulullah :

وَإِذَا اسْتَنْصَحَك فَانْصَحْه

“Jika seseorang dari kalian meminta nashihat pada saudaranya, maka hendaknya saudaranya ini memberikan nashihat kepadanya”.

Kaum mu’minin yang dirahmati Allah , maka marilah kita semua berupaya untuk melaksanakan nashihat kepada Allah , kepada kitabullah, kepada RasulNya, kepada pemimpin kaum muslimin dan kepada seluruh kaum muslimin.

Sesuai dengan pengamalan hadits ini yang diperintahkan oleh Rasulullah .

Semoga Allah selalu memberikan taufiq kepada kita untuk bisa melaksanakan petunjuk Rasulullah bisa melaksanakan perintah Allah untuk bisa memberikan nashihat kepada siapa saja yang kita diperintahkan, yaitu kepada Allah , kepada kitabNya, kepada rasulNya, kepada pemimpin kaum muslimin dan seluruh kamu muslimin secara umum.

Kaum mu’minin yang dirahmati Allah maka semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita, kepada seluruh kebaikan dan menjauhkan kita dari segala macam kejelekan, menjadikan kita orang-orang yang diberi petunjuk, menjadikan kita orang-orang yang mengikuti, mendengarkan dari ucapan-ucapan yang kita ikuti kebaikan tersebut.

Semoga Allah memberikan kebaikan kepada kita semua.

و آخر دعونا،
الحمد لله رب العالمين.

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Akhukum Abu Ahmad Arif Fathul Ulum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.