๐Ÿ”ฅ Taati Pemerintahโ€ฆ!

๐Ÿ”ฅ Taati Pemerintahโ€ฆ!

โœTidak ada kehidupan bermasyarakat tanpa ada kebersamaan dalam ketaatan kepada para pemimpinnya. Urusan agama dan dunia juga tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya hal itu. Karena itulah, Allah melarang berpecah belah dan berselisih, serta memerintahkan bersatu dan bersepakat di atas ketaatan kepada-Nya.
Dan Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk taat kepada waliyyul amr (pemimpinnya).

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฃูŽุทููŠุนููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุฃูŽุทููŠุนููˆุง ุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ูŽ ูˆูŽุฃููˆู„ููŠ ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุฑู ู…ูู†ูƒูู…ู’

โ€œWahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kalian.โ€ (An-Nisa: 59)

Dari Auf bin Malik berkata, saya mendengar Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda:

ุฎููŠูŽุงุฑู ุฃูŽุฆูู…ูŽู‘ุชููƒูู…ู’ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุชูุญูุจูู‘ูˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจูู‘ูˆู†ูŽูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุชูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุดูุฑูŽุงุฑู ุฃูŽุฆูู…ูŽู‘ุชููƒูู…ู’ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุชูุจู’ุบูุถููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุจู’ุบูุถููˆู†ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุชูŽู„ู’ุนูŽู†ููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽู„ู’ุนูŽู†ููˆู†ูŽูƒูู…ู’. ู‚ููŠู„ูŽ: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽููŽู„ูŽุง ู†ูู†ูŽุงุจูุฐูู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ุณูŽู‘ูŠู’ููุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ู„ูŽุง ู…ูŽุง ุฃูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ูููŠูƒูู…ู’ ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉูŽุŒ
โ€œSebaik-baik pemimpin kalian adalah pemimpin yang kalian cintai dan mereka mencintai kalian. Kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian. Seburuk-buruk pemimpin kalian adalah pemimpin yang kalian benci dan mereka membenci kalian. Kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian. Para sahabat bertanya, โ€˜Wahai Rasulullah, bolehkah kita menyatakan perang kepada mereka ketika itu?โ€™ beliau menjawab, โ€˜Jangan! Selama mereka mengerjakan shalat di tengah-tengah kalianโ€™.โ€ (HR. Muslim)

Hasan al-Bashri ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata,

ูˆ ุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุณุชู‚ูŠู… ุงู„ุฏูŠู† ุฅู„ุง ุจูˆู„ุงุฉ ุงู„ุฃู…ุฑ ูˆ ุฅู† ุฌุงุฑูˆุง ูˆ ุธู„ู…ูˆุง ูˆ ุงู„ู„ู‡ ู„ู…ุง ูŠุตู„ุญ ุงู„ู„ู‡ ุจู‡ู… ุฃูƒุซุฑ ู…ู…ุง ูŠูุณุฏูˆู† . (ุฌุงู…ุน ุงู„ุนู„ูˆู… ูˆ ุงู„ุญูƒู… (2/117).
โ€œDemi Allah! Tidaklah tegak urusan agama ini kecuali dengan adanya pemerintah, walaupun mereka berbuat aniaya dan bertindak zalim. Demi Allah! Apa-apa yang Allah perbaiki dengan keberadaan mereka jauh lebih banyak daripada apa-apa yang mereka rusak.โ€ (Jami’ul Ukum wal Hikam, 2/117)

Para ulama telah menjelaskan, siapa yang dimaksud dengan ulul amri.
Imam Asy-Syaukani berkata:

ูˆุฃูˆู„ูŠ ุงู„ุฃู…ุฑ ู‡ู… : ุงู„ุฃุฆู…ุฉ ุŒ ูˆุงู„ุณู„ุงุทูŠู† ุŒ ูˆุงู„ู‚ุถุงุฉ ุŒ ูˆูƒู„ ู…ู† ูƒุงู†ุช ู„ู‡ ูˆู„ุงูŠุฉ ุดุฑุนูŠุฉ ู„ุง ูˆู„ุงูŠุฉ ุทุงุบูˆุชูŠุฉ
โ€œUlil amri adalah para imam, penguasa, hakim dan semua orang yang memiliki kekuasaan yang syarโ€™i, bukan kekuasaan thaghut.

Imam Nawawi berkata, โ€œUlil amri yang dimaksud adalah orang-orang yang Allah taโ€™ala wajibkan untuk ditaati dari kalangan para penguasa dan pemimpin umat, inilah pendapat mayoritas ulama terdahulu dan sekarang yaitu dari kalangan ahli tafsir, fikih, dan selainnya.โ€ (Syarh Shahih Muslim 12/222)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan, โ€œUlil amri adalah pemegang dan pemilik kekuasaan. Mereka adalah orang-orang yang memerintah manusia. Perintah tersebut didukung oleh orang-orang yang memiliki kekuatan (ahli qudrah) dan ahli ilmu. Karena itulah, ulil amri terdiri atas dua kelompok manusia: ulama dan umara. Bila mereka baik, manusia pun baik. Bila mereka buruk, manusia pun buruk. Hal ini seperti jawaban Abu Bakar Ash-Shiddiq kepada wanita dari bani Ahmas saat bertanya kepadanya, โ€˜Apa hal yang menjamin kami akan senantiasa berada di atas perkara (yang baik yang Allah datangkan setelah masa jahiliah) ini?โ€™ Abu Bakar Ash-Shiddiq menjawab, โ€˜Kalian akan senantiasa di atas kebaikan (Islam ) tersebut selama para pemimpin kalian bertindak lurus.โ€ (HR Al-Bukhari) (Majmuโ€™ Fatawa, 28/170)
Wallahu a’lam

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

   โœ๐Ÿ“šโœ’.๐Ÿ’ซ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.