๐Ÿ“’Dosa-dosa dengan urut-urutannya …

๐Ÿ“’Dosa-dosa dengan urut-urutannya …

โœAllah berfirman,

ู‚ูู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠูŽ ุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽ ูˆูŽุงู„ุฅุซู’ู…ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠูŽ ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุชูุดู’ุฑููƒููˆุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูู†ุฒู„ู’ ุจูู‡ู ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุชูŽู‚ููˆู„ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽุง ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

“Katakanlah, “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) kalian mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) kalian mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui.โ€(Al-A’raf: 33)

Dari Abdullah bin Mas’ud berkata,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: “ู„ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุฃูŽุบู’ูŠูŽุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ููŽู„ูุฐูŽู„ููƒูŽ ุญูŽุฑู‘ูŽู… ุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทู†ุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุฏู’ุญู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู”.
Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… pernah bersabda: “Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah, karena itulah Dia mengharamkan perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang kelihatan maupun yang tidak tampak Dan tidak ada seorang pun yang lebih suka dipuji daripada Allah.”(HR Ahmad)

Firman Allah :
{ูˆูŽุงู„ุฅุซู’ู…ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠูŽ ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู}
dan perbuatan dosa dan melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar.

Kesimpulan dari tafsir makna ุงู„ุงุณู… ialah dosa-dosa yang berkaitan dengan pelakunya sendiri, sedangkan ุงู„ุจุบูŠ ialah perbuatan pelanggaran hak orang lain. Allah mengharamkan kedua perbuatan tersebut.

Firman Allah :
{ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุชูุดู’ุฑููƒููˆุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูู†ุฒู„ู’ ุจูู‡ู ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ู‹ุง}
(mengharamkan) kalian mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu.
Yakni kalian menjadikan bagi-Nya sekutu-sekutu dalam menyembah kepada-Nya.

Firman Allah:
{ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุชูŽู‚ููˆู„ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽุง ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ}
dan (mengharamkan) kalian mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui.
Yaitu berupa perbuatan dusta dan hal-hal yang diada-adakan, seperti pengakuan bahwa Allah beranak dan lain sebagainya yang tiada pengetahuan bagi kalian mengenainya.
(Tafsir Al-Qur’an Al-Adhim, Imam Ibnu Katsir)

Allah mengklasifikasi perkara-perkara haram pada empat tingkatan. Dia memulainya dengan yang paling ringan, yaitu al-Fawahisy (perbuatan keji).
Lalu menempatkan pada urutan keduanya perbuatan yang lebih haram darinya, yaitu dosa dan aniaya.
Lalu menyusulkan diurutan ketiga: perkara yang lebih tinggi tingkat keharamannya daripada kedua di awal, yaitu syirik menyekutukan Allah.
Kemudian menyusulkan dengan yang keempat suatu perbuatan yang lebih dahsyat keharamannya daripada semuanya tadi, yaitu berbicara mengada-ngada terhadap Allah tanpa ilmu.

Menurut Ibnul Qayyim, ditempatkannya pada urutan keempat dari perkara-perkara haram yang disepakati syariat menunjukkan bahwa berbicara tentang Allah tanpa ilmu adalah perkara haram yang paling haram dan paling besar dosanya. Ia tidak pernah bisa menjadi halal dalam satu waktu atau kondisi. Dalam kondisi apapun tetap haram. Ini berbeda dengan haramnya bangkai, darah, dan babi yang bisa bisa dibolehkan dalam kondisi tertentu. (Iโ€™lam al-Muwaqqiโ€™in: I/372)

Dosa syirik menyekutukan Allah adalah dosa besar yang paling besar. Seorang musyrik, apabila meninggal di atas kesyirikannya akan kekal di neraka. Status keislamannya batal, dia dihukumi kafir murtad. Seluruh amal baiknya terhapus. Dan diharamkan ampunan Allah atasnya. Seorang muslim harus takut dan khawatir terjerumus ke dalamnya.
Dan yang lebih besar lagi dari dosa syirik adalah dosa mengada-adakan perkataan tentang Allah yang tidak ada pengetahuannya.
Wallahu a’lam.

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’.๐Ÿ’ง…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.