📒 Luasnya Ampunan Alloh…

📒 Luasnya Ampunan Alloh…

✍Perseteruan antara Iblis dan Bani Adam terus membara sejak diciptakannya Adam عليه السلام dan pengingkaran Iblis untuk sujud kepada Adam atas perintah Alloh.
Alloh telah memberitahukan tentang hal ini dalam firman-Nya:

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ * ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

“Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).[Surat Al-A’raf 16 – 17]

Betapa kuatnya ambisi Iblis dan setan bala tentaranya untuk menjatuhkan Bani Adam kedalam jurang kemaksiyatan.
Sebagaimana sabda Rasululloh dari sahabat Abu Said Al-Khudry رضي الله عنه :

Rasusullohِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
bersabda :

” إِنَّ الشَّيْطَانَ قَالَ: وَعِزَّتِكَ يَا رَبِّ لَا أَبْرَحُ أُغْوِي عِبَادَكَ مَا دَامَتْ أَرْوَاحُهُمْ فِي أَجْسَادِهِمْ، فَقَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: وَعِزَّتِي وَجَلَالِي لَا أَزَالُ أَغْفِرُ لَهُمْ مَا اسْتَغْفَرُونِي. اخرجه الحاكم في المستدرك
“Sesungguhnya setan berkata: “Demi kemulyaanmu (Ya Robbi), aku akan terus menerus menjatuhkan hamba-hambamu (kedalam kemaksiyatan) selama ruh-ruh mereka masih berada dalam jasad mereka. ”
Maka Alloh تبارك ‘تعالى menjawabnya:
“Dan demi kemulyaanku, aku akan terus menerus mengampuni mereka selama mereka mau minta ampun kepadaku atas dosa mereka.” (HR Al-Hakim dalam Al-Mustadrok disohihkan Al-Albany dalam Ash-Shohihah 1/212)

Tetapi lihatlah betapa luasnya ampunan Alloh عز وجل kepada Bani Adam atas dosa-dosa mereka selama mereka mau bertaubat kepadanya.

Dari Anas bin Malik,
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda,

قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَـى : يَا ابْنَ آدَمَ ، إنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيْكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ، ثُمَّ اسْتَغفَرْتَنِيْ ، غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا ، ثُمَّ لَقِيتَنيْ لَا تُشْرِكُ بِيْ شَيْئًا ، لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابهَا مَغْفِرَةً .
Allah berfirman,
“Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.” [HR. At-Tirmidzi, 3540 dishohihkan Al-albany)

Tidak ada tempat bagi Bani Adam berlindung dari tipu daya setan kecuali hanya kembali kepada Alloh.

📌Tiada hari yang berlalu bagi Bani Adam kecuali melaluinya dengan istighfar.

Kitapun harus memperbanyak istighfar kepada Alloh dan kembali kepada-Nya.

نستغفر الله ونتوب إليه

Semoha bermanfaat

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🌹..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.