๐Ÿ’ง Tiga jenis manusia dengan ilmu

๐Ÿ’ง Tiga jenis manusia dengan ilmu

โœNabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ู…ูŽุซูŽู„ู ู…ูŽุง ุจูŽุนูŽุซูŽู†ูู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุซู ุงู„ู’ูƒูŽุซููŠู’ุฑู ุฃูŽุตูŽุงุจูŽ ุฃูŽุฑู’ุถู‹ุง ุŒ ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ู†ูŽู‚ููŠู‘ูŽุฉูŒ ู‚ูŽุจูู„ูŽุชู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุŒ ููŽุฃูŽู†ู’ุจูŽุชูŽุชู ุงู„ู’ูƒูŽู„ุฃูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุนูุดู’ุจูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุซููŠุฑูŽ ุŒ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽุฌูŽุงุฏูุจู ุฃูŽู…ู’ุณูŽูƒูŽุชู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ููŽู†ูŽููŽุนูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ููŽุดูŽุฑูุจููˆู’ุง ูˆูŽุณูŽู‚ูŽูˆู’ุง ูˆูŽุฒูŽุฑูŽุนููˆุง ุŒ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุทูŽุงุฆูููŽุฉูŒ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ู‡ูู‰ูŽ ู‚ููŠุนูŽุงู†ูŒ ู„ุงูŽ ุชูู…ู’ุณููƒู ู…ูŽุงุกู‹ ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูู†ู’ุจูุชู ูƒูŽู„ุฃู‹ ุŒ ููŽุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูŽุซูŽู„ู ู…ูŽู†ู’ ููŽู‚ูู‡ูŽ ููู‰ ุฏููŠู†ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู†ูŽููŽุนูŽู‡ู ู…ูŽุง ุจูŽุนูŽุซูŽู†ูู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ู ููŽุนูŽู„ูู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ูˆูŽู…ูŽุซูŽู„ู ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑู’ููŽุนู’ ุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ุฑูŽุฃู’ุณู‹ุง ุŒ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู‚ู’ุจูŽู„ู’ ู‡ูุฏูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุฐูŠ ุฃูุฑุณู„ุชู ุจู‡

Permisalan petunjuk dan ilmu yang Allah utus aku untuk membawanya adalah seperti hujan deras yang mengguyur tanah. Maka ada tanah yang baik, yang bisa menyerap air sehingga menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang lebat. Di antaranya juga ada tanah yang ajadib, tanah yang bisa menampung air (namun tidak bisa menyerap ke dalamnya), maka Allah menjadikannya bermanfaat bagi manusia, mereka dapat mengambil air minum dari tanah ini, lalu memberi minum untuk hewan ternaknya, dan manusia dapat mengairi tanah pertaniannya. Jenis tanah ketiga adalah tanah qiโ€™an yaitu tanah yang tidak bisa menampung dan tidak bisa menumbuhkan tetumbuhan. Inilah permisalan orang yang memahami agama Allah, sehingga bermanfaat baginya ajaran yang Allรขh utus aku untuk membawanya, maka iapun mengilmuinya dan mengajarkan ilmu. Dan perumpamaan orang yang tidak memperdulikan ilmu, dia tidak mau menerima petunjuk yang Allรขh mengutusku dengannya.โ€ [HR. Al-Bukhรขri].

Faedah ringkas dari hadits.
Tiga macam manusia yang digambarkan oleh Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam manfaat ilmunya, yaitu:

โบPertama, manusia yang memberikan manfaat ilmunya kepada ummat.
Mereka mempelajarinya, mengamalkan dan mengajarkannya kepada ummat. Mereka dimisalkan seperti tanah yang bermanfaat dengan adanya hujan. Tanah tersebut menjadi hidup setelah sebelumnya mati, lalu dia pun menumbuhkan tanaman. Akhirnya, manusia pun dapat memanfaatkannya, begitu pula hewan ternak, dan tanaman lainnya dapat tumbuh di tanah tersebut.

โบKedua, adalah manusia-manusia yang menghapal dan memelihara hadits-hadits Nabi, sehingga mereka dapat memberikan manfaat kepada ummat dengan hapalan dan penjagaan terhadap hadits-hadits warisan Nabi.
Mereka dimisalkan seperti tanah yang tidak mendatangkan manfaat bagi dirinya sendiri, namun bermanfaat bagi orang lain. Tanah ini menahan air sehingga dapat dimanfaatkan oleh yang lain. Manusia dan hewan ternak dapat mengambil manfaat darinya.

โบKetiga, manusia yang tidak mempedulikan ilmu dan tidak juga membawa manfaat kepada ummat.
Meteka dimisalkan seperti tanah tandus yang tanaman tidak dapat tumbuh di atasnya. Tanah jenis ini tidak dapat menyerap air dan tidak pula menampungnya untuk dimanfaatkan orang lain.

Wallahu a’lam

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

 โœ๐Ÿ“šโœ’...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.