💧 TANGISAN TAUBAT…

💧 TANGISAN TAUBAT…

✍Taubat dari dosa itu wajib dan segera tidak boleh ditunda-tunda.
Dan pintu taubat selalu dibuka oleh Allah sebelum nafas naik di kerongkongan dan matahari belum terbit dari barat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا.
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya)”.[At-Tahrim: 8]

Firman-Nya:

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(An-Nisa’: 17)

Taubat adalah kewajiban seluruh kaum beriman, bukan kewajiban orang yang baru saja berbuat dosa. Karena Allah berfirman,

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan bertaubatlah kalian semua wahai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung.” (An Nuur: 31)

Taubat termasuk amalan yang sangat dicintai oleh Alloh.

Dalam riwayat Muslim disebutkan:
“Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat pada-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang berada di atas kendaraannya dan berada di suatu tanah yang luas (padang pasir), kemudian hewan yang ditungganginya lari meninggalkannya.
Padahal di hewan tunggangannya itu ada perbekalan makan dan minumnya. Sehingga ia pun menjadi putus asa.
Kemudian ia mendatangi sebuah pohon dan tidur berbaring di bawah naungannya dalam keadaan hati yang telah berputus asa. Tiba-tiba ketika ia dalam keadaan seperti itu, kendaraannya tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya.
Karena sangat gembiranya, maka ia berkata, ‘Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Rabb-Mu.’ Ia telah salah mengucapkan karena sangat gembiranya.” (HR. Muslim, 2747).

Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله:

”لأهل الذنوب ثلاثة أنهار عظام يتطهرون بها في الدنيا، فإن لم تف بطهرهم طهروا في نهر الجحيم يوم القيامة:

  1. نهر توبة النصوح،
  2. نهر الحسنات المستغرقة للأوزار المحيطة بها،
  3. نهر المصائب العظيمة المكفرة.
    فإذا أراد الله بعبده خيرا أدخله أحد هذه الأنهار الثلاثة،
    فورد القيامة طيبا طاهرا فلم يحتج إلى التطهير الرابع“.
    “Sesungguhnya di dunia ini ada tiga sungai yang dapat menyucikan pelaku dosa. Namun jika tiga sungai tersebut juga tidak dapat menyucikan mereka, maka mereka akan di sucikan di dalam sungai neraka Jahim pada Hari Kiamat.
    Sungai penghapus dosa tersebut ialah:
  4. Sungai taubat nashuhah,
  5. Sungai kebaikanv(keta’atan) yang mengalahkan dosa-dosanya.
  6. Sungai musibah besar yang dapat menghapuskan dosa.
    Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada Hamba-Nya, niscaya Ia akan memasukkan nya ke salah satu dari tiga sungai tersebut.
    Sehingga Pada hari Kiamat dia datang dalam keadaan baik dan suci.
    Maka diapun tidak lagi membutuhkan pembersihan yang ke empat, yaitu Neraka Jahannam.[Madaarujus Saalikin, 1/312].

Adapun tanda-tanda orang yang bersungguh-sungguh dalam taubatnya, sebagaimana diterangkan Imam Syaqiq Al-Balkhi Rahimahullah:

“علامة التوبة : البكاء على ما سلف، والخوف من الوقوع في الذنب، وهجران إخوان السوء ، وملازمة الأخيار”(نزهة الفضلاء / 711) .

✔Menangisi apa yang telah lalu
✔Takut terjatuh ke dalam perbuatan dosa,
✔Meninggalkan teman2 buruk,
✔Dan senantiasa bersama orang2 baik.”
(Nuzhatul Fudhalaa’:711)
Wallohu a’lam.

Semoga bermanfaat

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🔥..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.