💖 Hanya dengan ilmu, hati bisa lembut…

💖 Hanya dengan ilmu, hati bisa lembut…

✍ Allah berfirman,

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚفَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ.

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”( At-Taubah: 122)

Allah memperingatkan kaum mukminin, agar tidak semuanya pergi ke medan perang untuk jihad, karena kebutuhan hidup setelah perang harus tetap diperhatikan.
Dan hal itu membutuhkan ilmu, untuk menjadikan mereka hidup dengan damai dan sejahtera.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah berkata,

إن في نشرك للعلم نشر لدين الله، فتكون من المجاهدين في سبيله، لأنك تفتح القلوب بالعلم، كما يفتح المجاهد البلاد بالسلاح والإيمان

“Sesungguhnya dalam usahamu menyebarkan ilmu syari’at, sama dengan menyebarkan agama Allah, maka engkau termasuk mujahid (pejuang) di jalan Allah, karena engkau membuka hati dengan ilmu, sebagaimana mujahid menaklukkan negeri dengan senjata dan iman.” [Syarhu Du’ai Qunutil Witr, hal. 12]

Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

  ✏📚✒.💐...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.