๐Ÿ’–โ˜˜ UNTAIAN NASEHAT MENGENAI PILKADA DAN PILPRES โ˜๐Ÿป

๐Ÿ’–โ˜˜ UNTAIAN NASEHAT MENGENAI PILKADA DAN PILPRES โ˜๐Ÿป

โ… https://t.me/DakwahMuslimChannel

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู

ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ. ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ููŠู’ู†ู. ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏู :

Mengingat semakin dekatnya jadwal penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres sekalian untuk memilih Gubernur dan Presiden. Maka dengan bertawakkal kepada Allah, kami ingin menyampaikan beberapa poin penting, yang kita berdoโ€™a kepada Allah agar menjadikan untaian kata nasihat ini ikhlas mengharapkan pahala Allah dan menginginkan kemashlahatan bagi para hamba:

1. Sesungguhnya sistem demokrasi bertentangan dengan hukum Islam, karena:

a. Hukum dan undang-undang adalah hak mutlak Allah. Manusia boleh membuat peraturan dan undang-undang selama tidak bertentangan dengan al-Qurโ€™an dan as-Sunnah.

b. Demokrasi dibangun di atas partai politik yang merupakan sumber perpecahan dan permusuhan, sangat bertentangan dengan agama Islam yang menganjurkan persatuan dan melarang perpecahan.

c. Sistem demokrasi memiliki kebebasan yang seluas-luasnya tanpa kendali dan melampaui batas dari jalur agama Islam.

d. Sistem demokrasi, standarnya adalah suara dan aspirasi mayoritas rakyat, standarnya bukanlah kebenaran al-Qurโ€™an dan as-Sunnah sekalipun minoritas.

e. Sistem demokrasi menyetarakan antara pria dan wanita, orang alim dan jahil, orang baik dan fasik, muslim dan kafir, padahal tentu tidak sama hukumnya.

2. Namun, karena kebanyakan negeri Islam saat iniโ€”termasuk Indonesiaโ€”menggunakan sistem demokrasi yang kepemimpinan negeri ditentukan melalui pemilu, maka dalam kondisi seperti ini timbul pertanyaan apakah kita ikut mencoblos ataukah tidak? Masalah ini diperselisihkan para ulamaโ€™ yang muโ€™tabartentang boleh tidaknya, karena mempertimbangkan kaidah mashlahat dan mafsadat. Sebagian ulamaโ€™ berpendapat tidak boleh berpartisipasi secara mutlak seperti pendapat mayoritas ulamaโ€™ Yaman karena tidak ada mashlahatnya bahkan ada mudharatnya. Dan sebagian ulamaโ€™ lainnya berpendapat boleh untuk menempuh mudharat yang lebih ringan seperti pendapat asy-Syaikh Abdul Aziz ibn Baz, asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, dan lain-lain, karena โ€œApa yang tidak bisa didapatkan seluruhnya maka jangan ditinggalkan sebagiannyaโ€ dan โ€œRabun itu lebih baik daripada butaโ€.

Maka seyogianya kita semua bersikap arif dan bijaksana serta berlapang dada dalam menyikapinya. Marilah kita menjaga ukhuwwah islamiyyah (persaudaraan sesama umat Islam) serta menghindari segala perpecahan, perselisihan, dan percekcokan karena masalah ijtihadiyyah seperti ini. Alangkah indahnya ungkapan al-Imam asy-Syafiโ€™i kepada Yunus ash-Shadafi:

ูŠูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ู…ููˆู’ุณูŽู‰ ุŒ ุฃูŽู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ููŠู’ู…ู ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽูƒููˆู’ู†ูŽ ุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ู†ูŽุชู‘ูŽููู‚ู’ ูููŠู’ ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู

โ€œWahai Abu Musa, Apakah kita tidak bisa untuk tetap bersahabat sekalipun kita tidak bersepakat dalam suatu masalah?!โ€.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullahu Taโ€™ala juga pernah mengatakan:

ูˆูŽุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุงู„ูุงุฎู’ุชูู„ูŽุงูู ูููŠ โ€ ุงู„ู’ุฃูŽุญู’ูƒูŽุงู…ู โ€ ููŽุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ู’ุถูŽุจูุทูŽ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูู„ู‘ูŽู…ูŽุง ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽููŽ ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงู†ู ูููŠ ุดูŽูŠู’ุกู ุชูŽู‡ูŽุงุฌูŽุฑูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุจู’ู‚ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ุนูุตู’ู…ูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูุฎููˆู‘ูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽุจููˆ ุจูŽูƒู’ุฑู ูˆูŽุนูู…ูŽุฑู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุณูŽูŠู‘ูุฏูŽุง ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ูŠูŽุชูŽู†ูŽุงุฒูŽุนูŽุงู†ู ูููŠ ุฃูŽุดู’ูŠูŽุงุกูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽู‚ู’ุตูุฏูŽุงู†ู ุฅู„ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ

โ€œAdapun perselisihan dalam masalah hukum maka banyak sekali jumlahnya. Seandainya setiap dua orang muslim yang berbeda pendapat dalam suatu masalah harus saling bermusuhan, maka tidak akan ada persaudaraan pada setiap muslim. Abu Bakar Radiallahuโ€™anhu dan Umar Radiallahuโ€™anhu sajaโ€”kedua orang yang paling mulia setelah Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallamโ€”mereka berdua berbeda pendapat dalam beberapa masalah, tetapi keduanya tidak menginginkan kecuali kebaikan.โ€

3. Bagi siapa yang memilih karena mempertimbangkan kaidah: ยซ ูŠูุฎู’ุชูŽุงุฑู ุฃูŽู‡ู’ูˆูŽู†ู ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ูŽูŠู’ู†ู ยป โ€œMenempuh mafsadat yang lebih ringanโ€ maka hendaknya bertaqwa kepada Allah dan memilih partai yang paling mendingan daripada lainnya atau memilih pemimpin yang lebih mendekati kepada kriteria pemimpin yang ideal dalam Islam yaitu al-Qawwiyyu al-Amin (memiliki skilllagi amanah), juga tentunya yang memiliki perhatian agama Islam yang baik dan memberikan kemudahan bagi dakwah Ahlussunnah wal Jamaโ€™ah.

4. Kami mengajak kepada segenap kaum muslimin di mana pun untuk menyibukkan diri dengan amal shalih di saat-saat seperti ini serta memperbaiki amal perbuatan kita. Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda:

ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ููู‰ ุงู„ู’ู‡ูŽุฑูŽุฌู ูƒูŽู‡ูุฌู’ุฑูŽุฉู ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ

โ€œIbadah di saat fitnah ibarat hijrah kepadaku.โ€ (HR Muslim: 2948)

Marilah kita memperbaiki diri dengan menuntut ilmu syarโ€™i, meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, karena pemimpin sejati itu lahir dari rakyat yang sejati. Dahulu, dikatakan para ulamaโ€™:

ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽูƒููˆู’ู†ููˆู’ู†ูŽ ูŠููˆูŽู„ู‘ูŽู‰ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’

โ€œKeadaan pemimpin kalian adalah sebagaimana keadaan kalian (rakyat).โ€

Alkisah, ada seorang berpemahaman Khawarij datang menemui Ali ibn Abi Thalib Radhiallahuโ€™anhu seraya berkata: โ€œWahai Khalifah Ali, mengapa pemerintahanmu banyak dikritik oleh orang, tidak sebagaimana pemerintahannya Abu Bakr dan Umar?!โ€ Shahabat Ali Radiallahuโ€™anhu menjawab: โ€œKarena pada zaman Abu Bakr dan Umar yang menjadi rakyat adalah aku dan orang-orang yang semisalku, sedangkan rakyatku adalah kamu dan orang-orang yang semisalmu!!โ€

5. Hendaknya kita semua tidak meremehkan peran dan kekuatan sebuah doโ€™a kepada Allah pada saat seperti ini. Marilah kita semua bersimpuh dan bermunajat kepada Allah agar Allah memilihkan kepada kita pemimpin yang ideal dambaan Islam yang bersemangat membela agama dan peduli kepada rakyat, bukan para pemimpin yang hanya berambisi dengan jabatan dan tidak bertaqwa kepada Allah.

Dahulu, Fudhail ibn Iyadh Rahimahullahu Taโ€™alamengatakan:

ู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ููŠู’ ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉูŒ ู…ูุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจูŽุฉูŒ ู…ูŽุง ุฌูŽุนูŽู„ู’ุชูู‡ูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ูููŠ ุงู„ุณู‘ูู„ู’ุทูŽุงู†ู

โ€œSeandainya saya memiliki doโ€™a yang mustajab maka saya tidak akan peruntukkan kecuali bagi pemimpin.โ€

Sebagaimana kita berdoโ€™a kepada Allah agar menyelamatkan kita semua dari fitnah yang menyambar agama dan akal pada saat-saat seperti ini. Abdullah ibn Amir ibi Rabiโ€™ah Rahimahullahu Taโ€™ala berkata: โ€œTatkala manusia banyak mencela Utsman Radiallahuโ€™anhu, maka ayahku (Shahabat Amir ibn Rabiโ€™ah Radhiallahuโ€™anhu) melakukan shalat malam seraya berdoโ€™a: โ€œYa Allah, jagalah diriku dari fitnah sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang shalih.โ€ Maka ayahku tidak keluar (karena sakit) kecuali ketika meninggal dunia.โ€

6. Hendaknya kita mewaspadai dan menjauhi percikan-percikan pemilu dan pelanggaran-pelanggaran terhadap agama; baik berupa perpecahan, fanatik partai dan golongan, menerima uang suap/sogok terutama โ€œserangan fajarโ€ karena hal itu diharamkan dalam agama dan pelakunya terlaknat. Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallambersabda:

ู„ูŽุนูŽู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุดููŠูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุฑู’ุชูŽุดููŠูŽ

โ€œAllah melaknat pemberi suap dan yang disuap.โ€

๐Ÿ’  Komite Tetap Fatwa dan Penelitian Keislaman Kerajaan Arab Saudi telah memfatwakan haram pemberian dan penerimaan hadiah dari calon yang akan ikut pemilihan legislatif, Fatwa No. 7245, yang ditandatangani oleh asy-Syaikh Abdul Aziz ibn Baz (ketua), yang berbunyi:

โ“Soal:

Apakah hukum Islam tentang seorang calon anggota legislatif dalam pemilihan yang memberikan harta kepada rakyat agar mereka memilihnya dalam pemilihan umum?

โ—Jawab:

Perbuatan calon anggota legislatif yang memberikan sejumlah harta kepada rakyat dengan tujuan agar mereka memilihnya termasuk risywah (suap) dan hukumnya haram.

Demikian juga segala bentuk permusuhan dan perpecahan, sangat bertentangan dengan dalil-dalil agama Islam. Al-Imam asy-Syaukani Rahimahullahu Taโ€™ala mengatakan: โ€œPersatuan hati dan persatuan barisan kaum muslimin serta membendung segala celah perpecahan merupakan tujuan syariโ€™at yang sangat agung dan pokok di antara pokok-pokok besar agama Islam. Hal ini diketahui oleh setiap orang yang mempelajari petunjuk Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam yang mulia dan dalil-dalil al-Qurโ€™an dan as-Sunnah.โ€

7. Apa pun hasilnya pemilu nanti dan siapa pun yang menang dan terpilih sebagai pemimpin muslim, maka marilah kita laksanakan kewajiban kita sebagai rakyat yaitu mendengar dan taat kepadanya sebagaimana ajaran al-Qurโ€™an dan as-Sunnah selagi tidak memerintahkan kepada maksiat. Jika memerintahkan kemaksiatan maka tidak boleh didengar dan ditaati, namun tetap kita tidak boleh memberontak terhadap kepemimpinannya.

ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽ ุงู’ู„ุณู‘ูŽู…ู’ุนู ูˆูŽ ุงู’ู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽ ุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽุจู’ุฏู‹ุง ุญูŽุจูŽุดููŠู‘ู‹ุง

โ€œAku wasiatkan kepada kalian dengan taqwa kepada Allah serta mendengar dan taat (kepada pemimpin) sekalipun dia adalah budak Habsyi (orang berkulit hitam).โ€

ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุกู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุงู„ุณู‘ูŽู…ู’ุนู ูˆูŽุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูููŠู’ู…ูŽุง ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ูˆูŽูƒูŽุฑูู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุคู’ู…ูŽุฑูŽ ุจูู…ูŽุนู’ุตููŠูŽุฉู ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูู…ูŽุนู’ุตููŠูŽุฉู ููŽู„ูŽุง ุณูŽู…ู’ุนูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุทูŽุงุนูŽุฉูŽ

โ€œWajib bagi seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa) dalam perkara yang ia senangi dan ia benci kecuali apabila diperintah untuk melakukan kemaksiatan. Apabila diperintah melakukan kemaksiatan maka tidak perlu mendengar dan taat.โ€ (HR al-Bukhari 13/121 dan Muslim 3/1469)

Marilah kita semua menjaga stabilitas keamanan negara dan menjaga emosi kita tatkala pilihan kita kalah, karena keamanan adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama demi terjaganya nyawa, harta, dan agama, lebih daripada hanya sekadar membela dan fanatik kepada pemimpin atau golongan tertentu. Para ulamaโ€™ mengatakan:

ุงู„ู’ู…ูŽุตู’ู„ูŽุญูŽุฉู ุงู„ู’ุนูŽุงู…ู‘ูŽุฉู ู…ูู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุตู’ู„ูŽุญูŽุฉู ุงู„ู’ุฎูŽุงุตู‘ูŽุฉู

โ€œKemashlahatan umum lebih didahulukan daripada kemashlahatan pribadi.โ€

Marilah kita ingat selalu pesan Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam agar kita menghindari segala kekacauan dan tidak terlibat/berkecimpung di dalamnya. Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda:

ุณูŽุชูŽูƒููˆู†ู ููุชูŽู†ูŒ ุงู„ู’ู‚ูŽุงุนูุฏู ูููŠู‡ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู…ู ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู…ู ูููŠู‡ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุดููŠ ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุงุดููŠ ูููŠู‡ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุงุนููŠ ุŒ ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุฑู‘ูŽููŽ ู„ูŽู‡ูŽุง ุชูŽุณู’ุชูŽุดู’ุฑููู’ู‡ู ุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ูููŠู‡ูŽุง ู…ูŽู„ู’ุฌูŽุฃู‹ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุนูŽุงุฐู‹ุง ููŽู„ู’ูŠูŽุนูุฐู’ ุจูู‡

โ€œAkan terjadi fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Barangsiapa yang mencari fitnah maka dia akan terkena pahitnya dan barangsiapa yang menjumpai tempat berlindung maka hendaknya dia berlindung.โ€

Demikianlah beberapa nasihat penting yang ingin kami sampaikan. Semoga Allah menjaga kita semua dari segala fitnah dan membimbing kita semua ke jalan yang diridhai-Nya. Ya Allah, berikanlah kepada kami pemimpin yang Engkau cintai dan ridhai untuk menegakkan agama-Mu dan membela hamba-hamba-Mu dari segala bentuk kezhaliman. Amin.

๐Ÿ“š Penyusun

๐Ÿ”นAbu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi

๐Ÿ”นDikoreksi dan disetujui oleh:
Al-Ustadz Aunur Rafiq Ghufran, Lc.
Al-Ustadz Ahmad Sabiq, Lc.

โœ’ Editor : Admin AsySyamil.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.