👤Ghuroba dalam ketaatan ….🌺

👤Ghuroba dalam ketaatan ….🌺

✍Ghuroba atau keterasingan Islam itu bukan sesuatu yang dibuat-buat.
Kejadian itu adalah suatu sunnatulloh yang berlaku bagi siapa saja yang mentaati dan menegakkan agama Alloh yang haq.
Dan hal itu sebagai ujian keimanan bukan sebagai adzab.
Karena Alloh ingin memilih diantara hamba-hambanya yang sabar dan teguh diatas keimanan.
Sebagaimana firman Alloh dalam surat Al-Ankabut,

2). أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?

3). وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖفَلَيَعْلَمَنَّ الَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

Keterasingan ini bukan berarti orang-orang yang memegangi Islam yang haq itu suka menyendiri, atau membuat hal-hal yang aneh, melakukan ritual-ritual yang yleneh.
Bukan…
Justru mereka bergaul kepada manusia dengan dakwahnya, menyampaikan kemurnian ajaran Islam yang dibawa oleh Rasululloh صلى الله عليه وسلم dan para sahabatnya.
Mereka menjadi terasing karena banyaknya ajaran Islam yang telah menyimpang dan disimpangkan oleh kaum muslimin sendiri.
Hal ini sebagaimana telah diberitakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم dalam hadits Anas bin Malik, beliau bersabda,

يَأْتِى عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ
“Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” (HR. Tirmidzi, 2260 dihasankan Al-Albany).

Seperti permisalan berikut,
📌ada wanita yang berjilbab, tapi modis dan ketat. Dia akan susah diperintahkan berjilbab besar yang menutup aurat, karena dia akan berpikir mungkin nanti tidak modis lagi, tidak laku, tidak cantik dan tampak kampungan. Maka ketika ia akan menjalankan agama dengan pakaian yang syar’i dan menutup auratnya, akan terasa “panas” tatkala ia melakukannya karena dianggap aneh oleh lingkungannya. Dikatakan nggak ngetrend, ketinggalan jaman, fanatik dan image jelek lainnya.
Tapi kalau dia istiqomah, bara api itu pun akan segera padam.
📌laki-laki yang hobi merokok, bermain bilyard dan maniak musik, dicukur jenggotnya ia akan berat jika diperintahkan meninggalkan merokok, hobi bilyard-nya terlebih meninggalkan musik dan memanjangkan jenggotnya, atau beralih hobinya ke Al-Quran. Bagaimana bisa ia tinggalkan, itu hobi dan seni dan sudah menyatu dengan jiwanya. Akan tetapi ada yang berusaha total meninggalkannya, tidak merokok, memelihara jenggotnya, memakai celana cingkrang maka ia akan seperti “mengenggam” bara karena keterasingan di masyarakatnya.
Hanya dengan istiqomah dalam keterasingan maka bara api yang panas itu akan menjadi keindahhan dalam ujian.

✏ Al-Hafizh Ibnu Hajar رحمه الله berkata:

🗻 “Sebab yang menjadikan generasi pertama (para sahabat) sebagai generasi terbaik adalah karena mereka ghuroba’ (orang-orang yang asing, minoritas) dalam keimanan mereka disebabkan banyaknya orang- orang kafir ketika itu, dan karena
kesabaran mereka atas penderitaan yang mereka hadapi serta berpegang teguhnya mereka dengan agama.

Beliau berkata lagi: Demikianlah generasi akhir mereka (umat Islam yang meneladani para sahabat di akhir zaman), apabila mereka menegakkan agama, berpegang teguh dengannya dan bersabar dalam ketaatan kepada Allah ketika kemaksiatan dan berbagai macam cobaan semakin merajalela, maka mereka juga termasuk ghuroba’ dan amalan mereka berlipat ganda di masa tersebut sebagaimana amalan
generasi pertama juga berlipat ganda,

Hal ini dikuatkan dengan hadits yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dari Abu Hurairah secara marfu’ (sampai kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم):
” Islam bermula dalam keadaan asing (di tengah-tengah manusia) dan akan kembali terasing sebagaimana ia bermula, maka beruntunglah al-ghuroba’.” [Fathul Bari, 7/9]

Wallohu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.👤…🍂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.