🍂Nasehat Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله dalam menghadapi ujian takdir yang tidak menyenangkan.

🍂Nasehat Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله dalam menghadapi ujian takdir yang tidak menyenangkan.

Beliau berkata,

إذا جرى على العبد مقدور يكرهه فله فيه ستّة مشاهد

Jika sebuah takdir yang buruk menimpa seorang hamba, maka ia memiliki enam sikap dan sisi pandang:

Yang pertama,
الأوّل: مشهد التوحيد، وأن الله هو الذي قدّره وشاءه وخلقه، وما شاء الله كان وما لم يشأ لم يكن

Pandangan dari sisi Tauhid. Bahwa Allahlah yang menakdirkan, menghendaki dan menciptakan kejadian tersebut. Segala sesuatu yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan segala sesuatu yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.

Yang kedua,
الثاني: مشهد العدل، وأنه ماض فيه حكمه، عدل فيه قضاؤه

Pandangan dari sisi keadilan.
Bahwa dalam kejadian tersebut berlaku hukum-Nya dan adil ketentuan takdir-Nya.

Yang ketiga,
الثالث: مشهد الرحمة،وأن رحمته في هذا المقدور غالبة لغضبه وانتقامه، ورحمته حشوه

Pandangan dari sisi kasih sayang.
Bahwa rahmat-Nya dalam peristiwa pahit tersebut mengalahkan kemurkaan dan siksaan-Nya yang keras, serta rahmat-Nya memenuhinya.(Dinukil secara bebas dari Al-Fawaid)

Sehingga menjadikan setiap mukmin ketika tertimpa musibah, tetap lapang dadanya, tidak stres dan berharap segera keluar dari jalan kesulitan serta mendapatkan pahala dan balasan yang besar dari Alloh

 ✏📚✒...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.