🌹Jomblo, jangan lama-lama…!

🌹Jomblo, jangan lama-lama…!

✍Allah telah menganjurkan hambanya untuk menikah, atau membantu menikahkan yang belum menikah.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلا تَعُولُوا
“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.(An-Nisa: 3)

Firmannya,

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”(An-Nur: 32)

Memutuskan diri untuk jomblo dalam waktu yang lama, ini merupakan salah satu tanda akhir zaman. Tanpa alasan yang syari, mereka menunda-nunda pernikahan mereka, padahal umur mereka sudah menjelang senja. Dimana batas ideal menikah bagi perempuan di usia 25 tahun, dan bagi laki-laki di usia 28 tahun.

Nabi صلى الله عليه وسلم juga menganjurkan ummat ini untuk segera menikah, teeutama para pemuda.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ , مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَة فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ , وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ , وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang telah mampu untuk menukah, hendaknya dia menikah karena dengan pernikahan tersebut bisa lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan, barang siapa yang tidak mampu, maka hendakllah dia berpuasa kerena hal itu dapat meredan syahwat.”(HR Bukhory – Muslim)

Anehnya, di era ini, banyak yang berbangga lama hidup sendiri, karena akan dianggap orang intelek yang sangat pemilih dalam menentukan pasangan. Amirul mukminin Umar bin Khattab رضي الله عنه pernah menyampaikan kalimat singkat yang bermakna sindiran telak bagi laki-laki yang lama menjomblo dan berbangga dengannya.

Berkata Umarرضي الله عنه ,

لا يمنع من النكاح إلا عجز أو فجور

“Tidak ada yang menghalangimu menikah, kecuali kelemahan atau kemaksiatan,” (Diriwayatkan oleh Ibnu Hazm dalam Al-Muhalla)

Dari atsar itu, ada hal-hal yang membuat seorang pemuda kesulitan dalam mendapatkan pasangan untuk menikah.
Yaitu, dua hal mengapa pemuda itu susah menikah.
▶Pertama karena kejantanannya
▶Kedua karena banyaknya maksiat.

Imam Ahmad membenci meninggal dalam keadaan membujang.
Beliau mengatakan seandainya hari ini istriku meninggal, maka hari ini juga aku akan menikah, karena aku khawatir bertemu dengan Allah dalam keadaan menjomblo.

Semoga bermanfaat.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.