🌷🌴🌱Orang-orang yang dipersilahkan masuk surga dari semua pintu

🌷🌴🌱Orang-orang yang dipersilahkan masuk surga dari semua pintu

🔵Allah berfirman,

فمن زحزح هن النار وأدخل الجنة فقد فاز ومن الحياة الدنيا إلا متاع الغرور
“Maka barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan kedalam surga sungguh dia telah mendapatkan kemenangan, kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.”(Ali Imron:185)
Sungguh merugilah orang-orang yang hanya menyibukkan diri mencari kekayaan didunia tanpa mempedulikan bekalnya untuk kembali ke kampung akhirat yang abadi. Karena kehidupan dunia ini hanya sebentar dan penuh tipu daya. Sebagaimana pesan Rasulullah صلى الله عليه وسلم,
“Jadilah kalian didunia seperti orang asing atau orang yang sekedar berlalu.”(HR Buhory).
Jika kita seperti orang asing atau sekedar berlalu (Mampir ngombe, istilah Jawa )didunia, maka menjadikan kita rindu untuk segera sampai ke negeri asal, yaitu negeri akhirat, kampung abadi yang disana kita akan memetik buah amal didunia. Allah memerintahkan kita untuk menyiapkan bekal yang cukup untuk mengarungi negeri abadi yang tidak akan ada ujung berhentinya, “Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah setiap jiwa itu mempersiapakan bekal untuk hari esoknya (akhirat). (Al-Hasyr:18)

Sementara surga itu memiliki 8 pintu, Diantara manusia ada sekelompok orang yang Allah muliakan, mereka kelak akan dipanggil untuk masuk ke surga melalui seluruh pintu surga ia bebas memilih akan memasukinya dari pintu yang mana saja. Diantara orang yang Allah janjikan akan mendapat kemuliaan ini adalah:

▶1. Orang-orang bertauhid dan menjalankan ketaatan kepada Allah. Dari Ubadah bin As-Shomit, bersabda Rasulullah , “Barangsiapa menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, mendengar dan taat (kepada pemerintah); niscaya Allah akan memasukkannya lewat pintu surga manapun yang ia maui. Dan pintu surga itu ada delapan. Barangsiapa menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, mendengar namun tidak taat (kepada pemerintah); maka nasibnya terserah Allah. Jika Dia berkehendak maka akan merahmatinya, sebaliknya jika Dia berkehendak, maka akan menyiksanya”. (HR. Ahmad]

▶2. Orang yang menyempurnakan wudhu lalu membaca doa setelahnya Rasulullah bersabda : “Tidaklah salah seseorang dari kalian berwudhu lalu dia menyempurnakan wudhunya kemudian mengucapkan “Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syariikalah wa asyhadi anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh [Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata dan tidak ada sekutu bagi-Nya serta aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Nabi-Nya]” melainkan akan dibukakan baginya kedelapan pintu surga yang bisa ia masuki darimana saja ia kehendaki” [HR Muslim]

▶3.Orang yang ditinggal mati anaknya sebelum baligh Anak adalah mutiara dunia bagi kedua orang tua mereka adalah harta terindah melebihi dunia dan seisinya. Maka tatkala Allah menguji seseorang dengan kematian anaknya dan ia bersabar maka Allah siapkan baginya kemuliaan dan ganjaran yang sangat besar di akhirat, diantaranya adalah Allah mengizinkan baginya untuk masuk melalaui pintu surga yang mana saja yang ia kehendaki. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يُتَوَفَّى لَهُ ثَلَاثَةٌ مِنَ الْوَلَدِ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ إِلَّا تَلَقَّوْهُ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةَ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ دَخَلَ
“Tidaklah seorang muslim dia ditinggal mati oleh ketiga anaknya yang belum baligh, melainkan anak-anakunya tersebut akan menyambutnya di delapan pintu surga yang bisa ia masuki dari mana saja yang ia kehendaki” [HR Ahmad dan dihasankan oleh Al-Albani] Bagi orang tua yang kehilangan anaknya hendaklah ia bersabar dan ridho dengan takdir Allah serta mengharap balasan di akhirat kelak, karena ia akan disambut oleh anaknya di depan pintu surga.

▶4. Wanita yang menjaga shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan mentaati suaminya Rasulullah bersabda :

المرأة إذا صلت خمسها وصامت شهرها وأحصنت فرجها وأطاعت زوجها فلتدخل من أي أبواب الجنة شاءت
“Seorang wanita jika melaksanakan shalat wajib lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan juga mentaati suaminya maka ia akan masuk melalui pintu surga mana saja yang ia kehendaki” [HR Abu Nu’aim] Itulah kemuliaan yang didapat wanita muslimah yang menjaga batasan-batasan Allah dan mengerjakan keempat hal tersebut. Hal ini semua dapat hanya dapat dilakukan jika seorang wanita selalu menetap dalam rumahnya dan tidak sering keluar kecuali untuk sebuah keperluan demi menghindari fitnah dan menjaga keempat hal tersebut. Allah berfirman : “dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.” [QS Al Ahzab : 33].

 

📚Dinukil dari GemaIslam, Terjemah Al-Qur’an

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.📒…

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.