✍Tadabbur ayat.

💫 Setiap kesulitan pasti ada kemudahan…

✍Tadabbur ayat.

Allah berfirman,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا.
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا.

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”(Al-Insyirah: 67)

Allah memberitahukan bahwa bersama kesulitan itu  terdapat kemudahan. Kemudian Dia mempertegas berita tersebut.
Ibnu Jarir meriwayatkan dari Al-Hasaan berkata:
“Nabi صلى الله عليه وسلم Pernah  keluar rumah pada suatu hari dalam keadaan senang dan gembira, dan beliau juga dalam keadaan tertawa seraya bersabda:
“Satu kesulitan itu tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan.”

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kesulitan itu dapat diketahui pada dua keadaan, dimana kalimatnya dalam bentuk mufrad (tunggal). Sedangkan kemudahan (al-yusr) dalam bentuk nakirah (tidak ada ketentuannya) sehingga bilangannya bertambah banyak. Oleh karena itu beliau bersabda: “Satu kesulitan itu tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.”

Ibnu Duraid berkata: “Abu Hatim as-Sijistani mengumandangkan syair untukku: “Jika hati telah menguasai keputusasaan. Dan sudah menjadi sempit oleh dada yang lapang. Ia menginjak semua yang tidak disukai dan menjadi tenang,. Dan menancapkan kesulitan di beberapa tempat. Dan untuk menyingkap mudharat, ia tidak melihat jalan. Dia mendatangimu dalam keadaan putus asa dari meminta bantuan. Yang diberikan oleh Yang Mahalembut lagi Mahamengabulkan. Dan setiap kejadian itu jika berakhir, maka akan membawa kepada kebahagiaan yang dekat.”

Penyair lain mengungkapkan: “Tidak jarang musibah itu membuat sempit gerak pemuda, dan pada sisi Allah jalan keluar diperoleh. Lengkap sudah penderitaan. Dan ketika kepungannya mendominasi, maka terbukalah jalan, yang sebelumnya dia menduga musibah itu tiada akhir.”

Dari riwayat Anas bin Malik, Nabi صلى الله عليه وسلم pernah mengilustrasikannya saat  duduk bersama para sahabat di depan sebuah batu.  “Saat kesulitan datang dan masuk batu ini, maka kemudahan pasti akan datang dan masuk pula menghilangkan kesulitan tersebut.”

📚Dinukil dari tafsir Al-Qur’an Al-Adhim, Ibnu Katsir.

📌Sehingga tidak boleh siapapun putus asa disaat datangnya kesulitan.
Karena justru dengan datangnya kesulitan pertolongan Allah berupa kemudahan akan segera datang.
Hanya dengan musibah kesulitan seorang hamba sadar, dia adalah hamba Allah yang selalu membutuhkan pertolongan Rabb-nya.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

  ✏📚✒.✨...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.